Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Salurkan Bantuan ke Cigudeg, KPP KBB Desak Pemkab Bogor Lakukan Mitigasi Bencana

Septi Nulawam Harahap • Kamis, 30 April 2026 | 06:16 WIB
Penyaluran bantuan KPP KBB ke warga Cigudeg, Kabupaten Bogor. Foto: Dok KPP KBB.
Penyaluran bantuan KPP KBB ke warga Cigudeg, Kabupaten Bogor. Foto: Dok KPP KBB.

RADAR BOGOR - Keluarga Besar Komite Persiapan Pembentukan Kabupaten Bogor Barat (KPP KBB) melakukan aksi sosial kemanusian terhadap korban bencana yang terjadi di wilayah Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Bantuan berupa ratusan paket sembako disalurkan KPP KBB ke para korban di Cigudeg Bogor yang belum tersentuh bantuan sejak awal bencana beberapa waktu lalu.

Ketua KPP KBB Yana Nurheryana mengatakan, bahwa pihaknya telah mengumpulkan donasi dari jaringan KPP KBB di 14 kecamatan di Bogor Barat. Dari jumlah donasi yang terkumpul, kemudian disalurkan ke warga korban bencana banjir bandang di wilayah Cigudeg.

Baca Juga: Satu Langkah Lagi, Status SPM PKH Tahap 2 2026 Sudah Muncul di Bank Penyalur, Tinggal Menunggu SI untuk Pencairan ke Rekening KKS KPM

"Kami telah salurkan ke warga yang belum tersentuh bantuan sembako di tiga Desa Cintamanik – Renggganis, Desa Argapura – Bolang dan Desa Batujajar – Lebakwangi, sebanyak 160 paket sembako," ungkapnya, Rabu, 29 April 2026.

Berdasarkan hasil pengamanatan KPP KBB, kata Yana, terdapat 9 sungai besar di wilayah pengembangan Bogor Barat. Tiga di antaranya menimbulkan bencana yang sebelumnya tidak terduga.

Banjir bandang dari anak sungai besar umumnya disebabkan oleh kombinasi curah hujan ekstrem di hulu, penyumbatan aliran sungai oleh material kayu atau longsor, dan alih fungsi lahan.

Baca Juga: Bupati Bogor Dorong Pengelolaan Sampah dari Desa, PSEL Galuga Ditargetkan Olah 1.500 Ton per Hari 

"Faktor topografi terjal seperti lereng curam juga mempercepat kecepatan air, sementara alur sungai yang sempit di bagian hulu menyebabkan peningkatan debit air secara tiba-tiba, sehingga menciptakan bahaya besar," paparnya.

Oleh karenanya, lanjut Yana, KPP KBB mengusulkan kepada pemerintah daerah dan warga terdampak untuk sesegera mungkin melakukan upaya mitigasi.

Beberapa langkah yang dapat diambil di antaranya penataan Daerah Aliran Sungai (DAS) dari hulu ke hilir, dengan penanaman bantuan bibit pohon tanaman buah dan produktif dari Rumpin.

Baca Juga: Di Medsos Banyak Klaim Cair Bansos 'Dobel'? KPM Jangan Mudah Tergiur yang Viral, Cek Penjelasannya di Sini

Pembangunan sabodam untuk mengurangi sedimen dan kecepatan air. Pemasangan Early Warning System (EWS) di wilayah rawan, dan penataan kawasan pemukiman, menghindari membangun rumah di bantaran sungai.

Pasca bencana, KPP KBB sendiri juga langsung berkoordinasi dengan koordinator Kecamatan Cigudeg dan anggota Tagana Kabupaten Bogor untuk langsung turun ke lokasi terdampak yang tersebar di 8 desa.

"Bersama petugas melakukuan indentifikasi baik karakteristik kerusakan terdampak dan beberapa korban harta benda, bangunan rumah serta beberpa kerugian dampak yang ditimbulkan," tandas Ketua KPP KBB.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#KPP KBB #Cigudeg #bogor