RADAR BOGOR - TNI Angkatan Darat (AD) ikut andil dalam mengelola sampah menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar di TPA Galuga, Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan bahwa, dalam pengelolaan sampah di TPA Galuga selain melalui program PSEL, ada juga program pengelolaan sampah oleh TNI AD.
"Selain pengelolaan sampah menjadi energi listrik, ada program juga dari dari TNI Angkatan Darat," kata Rudy Susmanto, Kamis, 30 April 2026.
Rudy menyebut, TNI AD akan mengelola sampah yang telah lama menumpuk di TPA Galuga.
"Yang diusulkan oleh Kepala Staf Angkatan Darat yaitu membangun pengelolaan sampah yaitu bukan sampah baru tapi sampah lama," jelas Rudy.
Menurutnya, tumpukan sampah yang ada di TPA Galuga saat ini terhitung sebanyak 15 juta ton. Dari 15 juta ton sampah yang ada, kata Rudy, akan dikelola menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM).
"Hari ini terhitung kurang lebih ada 15 juta ton di TPA Galuga, untuk diproses menadi bahan bakar minyak," tuturnya.
Saat ini, kata dia, proses tahapan program tersebut telah masuk langkah awal yakni, melakukan land clearing di lahan milik Kopassus yang ada di TPA Galuga.
Sehingga, dalam mengatasi masalah sampah ini, menurut Rudy selain melalui program PSEL ada juga pengelolaan oleh TNI AD yang menjadikan sampah sebagai bahan bakar minyak.
"Informasinya jenis solar, di luar PSEL ada juga pengelolaan sampah untuk dijadikan bahan bakar minyak," pungkasnya.(abl)
Editor : Eka Rahmawati