RADAR BOGOR — Semangat memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day tampak dari sejumlah warga Kabupaten Bogor yang berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi di kawasan Monas.
Salah satunya rombongan warga Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, yang terdiri dari tujuh orang dengan mengenakan pakaian berwarna putih bertuliskan May Day 2026.
Elin, warga Desa Cijujung, mengaku berangkat ikut aksi May Day bersama rombongan kecil menuju Jakarta melalui Stasiun Cilebut dengan tujuan turun di Stasiun Gondangdia.
Kemudian melanjutkan perjalanan ke kawasan Monumen Nasional (Monas) untuk bergabung dalam aksi.
“Ini kami tujuh orang,” ujar Elin saat ditemui Radar Bogor sebelum keberangkatan di Stasiun Cilebut, Jumat 1 Mei 2026.
Ia menjelaskan bahwa keikutsertaan mereka dalam aksi tersebut merupakan inisiatif sendiri, bukan karena ajakan pihak tertentu, melainkan terdorong oleh kepedulian terhadap nasib para buruh di Indonesia. “Mau ikut demo memperingati Hari Buruh (May Day),” katanya.
Elin juga menyampaikan harapannya terhadap masa depan Indonesia, khususnya terkait kesejahteraan para pekerja.
Menurutnya, peringatan May Day menjadi momentum penting untuk menyuarakan aspirasi.
"Harapannya kedepannya Indonesia bisa semakin maju, bisa semakin sejahtera, kita sebagai kaum perempuan mewakili aja,"ungkanya.
Ia menambahkan, alasan utama berangkat ke Monas adalah untuk mendukung para buruh yang dinilai masih banyak menerima upah di bawah standar.
"Kami karena mendukung kepada buruh yang masih dibawah upahnya, jadi semoga bisalah pemerintah memikirkan buruh agar sejahtera," pungkasnya. (cr1)
Editor : Yosep Awaludin