Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Atap Bocor Hingga Buku Basah, Siswa SDN Teratai Mas Belajar dalam Ancaman, Disdik Kabupaten Bogor Siapkan Langkah Ini

Lucky Lukman Nul Hakim • Jumat, 1 Mei 2026 | 20:38 WIB
Kondisi SDN Teratai Mas di Desa Cibinong, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor masih rusak. (Nasir/ Radar Bogor)
Kondisi SDN Teratai Mas di Desa Cibinong, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor masih rusak. (Nasir/ Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Kondisi memprihatinkan dialami siswa di SDN Teratai Mas yang berada di Kampung Alas Tua Roman, RT 3 RW 8, Desa Cibinong, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor. 

Sejumlah ruang kelas di sekolah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan serius, terutama pada bagian atap dan plafon yang sudah tidak layak.

Situasi ini semakin terasa saat hujan turun. 

Baca Juga: BCA Pilih 8 Finalis Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa Adu Inovasi untuk Pengembangan Desa Wisata

Air yang merembes dari atap bocor kerap mengganggu proses belajar mengajar. 

Bahkan, tidak jarang buku pelajaran milik siswa ikut basah karena tetesan air yang masuk ke dalam kelas.

Para siswa mengaku, tidak nyaman belajar dalam kondisi tersebut.

Baca Juga: El Nino Mengancam, Kementan Datangkan Air ke Sawah Sukoharjo

Selain mengganggu konsentrasi, mereka juga khawatir terhadap keselamatan saat berada di dalam ruangan yang rusak.

Kepala SDN Teratai Mas, Nafsiah, membenarkan kondisi tersebut. 

Ia menjelaskan, terdapat tiga ruang kelas yang mengalami kebocoran cukup parah, ditambah satu ruangan gudang yang juga terdampak. 

Baca Juga: Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Masih Proses, Status SPM Sudah Ada Sejak April, KPM Tinggal Tunggu Selangkah Lagi

Pihak sekolah, kata dia, sebenarnya telah mengajukan permohonan perbaikan, namun hingga kini belum ada realisasi dari pihak terkait.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy menyatakan, pihaknya akan segera menurunkan tim untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi. 

"Nanti ada tim yang cek lapangan," ujarnya kepada wartawan.

Ia menegaskan, langkah tersebut penting untuk memastikan tingkat kerusakan sekaligus menentukan skema perbaikan yang memungkinkan.

Baca Juga: Jumat Berkah, Polsek Citeureup Bogor Berbagi Ratusan Paket Nasi Bungkus

Rusliandy juga menyebutkan, pihaknya akan mempertimbangkan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk kebutuhan sarana dan prasarana dengan batas maksimal 20 persen. 

Namun, jika kebutuhan perbaikan dinilai tidak dapat ditangani melalui dana tersebut, maka akan diusulkan melalui anggaran yang lebih besar, baik dari APBD maupun APBN.

Sementara itu, pihak sekolah bersama para siswa berharap perbaikan bisa segera dilakukan dalam waktu dekat. 

Baca Juga: Tak Mau Anggaran Terbuang, Wali Kota Bogor Dedie Rachim Hentikan Pembangunan TPT di Zona Tak Aman

Selain ruang kelas yang rusak, mereka juga masih membutuhkan fasilitas pendukung lain seperti mebel, sarana MCK, hingga pagar depan sekolah demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman. (*/sir)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#SDN Teratai Mas #bogor #sekolah #Gunungsindur