Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dorong Transformasi Digital, Muhammadiyah Kabupaten Bogor Gaspol Satu Data: Dari SatuMu hingga e-KTAM Terintegrasi

Lucky Lukman Nul Hakim • Jumat, 1 Mei 2026 | 21:25 WIB
Sosialisasi Satu Data Muhammadiyah tingkat cabang dan ranting se-Kabupaten Bogor pada Jumat, 1 Mei 2026.
Sosialisasi Satu Data Muhammadiyah tingkat cabang dan ranting se-Kabupaten Bogor pada Jumat, 1 Mei 2026.

RADAR BOGOR - Upaya transformasi digital di tubuh Muhammadiyah terus dipercepat. 

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bogor melalui koordinasi Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) menggelar Sosialisasi Satu Data Muhammadiyah tingkat cabang dan ranting se-Kabupaten Bogor pada Jumat, 1 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula MIS Darul Muta’allimien, Leuwiliang ini menjadi langkah strategis dalam mendorong tata kelola organisasi yang lebih modern, terintegrasi, dan berbasis data. 

Baca Juga: Status SPM Sudah Muncul, Pencairan Bansos Tahap 2 Tinggal Selangkah Lagi, Ini Penjelasan Lengkapnya

Melalui pemanfaatan platform seperti SatuMu, MASA, dan DOM, Muhammadiyah berupaya membangun sistem administrasi yang lebih rapi dan akurat.

Acara dibuka oleh Wakil Ketua PDM Kabupaten Bogor yang membidangi LPCRPM dan MPI, Dora Bernadisman. 

Dalam arahannya, ia menekankan, digitalisasi di lingkungan Muhammadiyah bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus direspons serius oleh seluruh elemen organisasi. 

Baca Juga: Pasca Pengendara Motor Meninggal Tertimpa Pohon Tumbang di Jalan Tegar Beriman Cibinong, Warga Minta Pemkab Bogor Tebang Pohon Tua

Ia juga memandang, sistem Satu Data Muhammadiyah sebagai fondasi penting untuk menciptakan organisasi yang transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dora turut mendorong pimpinan cabang dan ranting agar aktif dalam proses pendataan serta memastikan keakuratan data anggota. 

Menurutnya, validitas data menjadi kekuatan utama dalam mendukung gerakan Muhammadiyah ke depan.

Baca Juga: Dari Aksi Buruh Berujung Ricuh: Pos Polisi Dibakar di Jalan Cikapayang Bandung, Lalu Lintas Sempat Lumpuh

Sementara itu, Ketua PDM Kabupaten Bogor, Ahmad Yani dalam arahannya menegaskan, penguatan data organisasi bukan sekadar urusan administratif. 

Ia melihat hal tersebut sebagai bagian penting dari strategi dakwah sekaligus pengembangan amal usaha Muhammadiyah.

Ahmad Yani menilai, sinergi antar lini organisasi sangat dibutuhkan dalam mengimplementasikan sistem digital yang telah disiapkan. 

Baca Juga: Longsor Kembali Terjadi di Jalan Cilebut Bogor, Setengah Badan Jalan Amblas

Dengan data yang terintegrasi dan valid, Muhammadiyah dinilai akan lebih mudah dalam merumuskan kebijakan, menyalurkan program, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. 

Ia juga berharap, kegiatan ini menjadi titik awal percepatan implementasi Satu Data di seluruh cabang dan ranting di Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Bank Danamon Syariah yang turut memberikan sosialisasi terkait pembukaan rekening khusus bagi anggota Muhammadiyah. 

Baca Juga: Peringatan May Day 2026 Berubah Wajah, Buruh Cikarang Sebut Lebih Kondusif dan Menghibur

Rekening tersebut dirancang terintegrasi dengan sistem e-KTAM sebagai sarana pengelolaan iuran anggota secara lebih tertib dan transparan di tingkat cabang maupun ranting.

Tak hanya itu, Majelis Pustaka dan Informasi PWM Jawa Barat juga memberikan pembekalan teknis mengenai penggunaan aplikasi SatuMu, MASA, dan DOM. 

Materi yang disampaikan mencakup proses input data, tahapan verifikasi, hingga optimalisasi platform dalam mendukung administrasi organisasi.

Baca Juga: Atap Bocor Hingga Buku Basah, Siswa SDN Teratai Mas Belajar dalam Ancaman, Disdik Kabupaten Bogor Siapkan Langkah Ini

Sebagai tindak lanjut, peserta juga difasilitasi untuk melakukan pendaftaran akun MASA dan SatuMu secara langsung di lokasi. 

Proses ini ditujukan khusus bagi verifikator dan agen yang telah ditunjuk oleh masing-masing pimpinan cabang dan ranting.

Menariknya, kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (UMBARA), Universitas SaintekMu Jakarta, dan Universitas Muhammadiyah Cileungsi (UMCI). 

Baca Juga: BCA Pilih 8 Finalis Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa Adu Inovasi untuk Pengembangan Desa Wisata

Mereka berperan aktif dalam memberikan pendampingan teknis kepada peserta, khususnya dalam proses registrasi akun hingga implementasi sistem di lapangan. Keterlibatan mahasiswa ini juga menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat.

Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PDM Kabupaten Bogor, Rudi Haryono menilai, kegiatan ini membawa manfaat besar dalam meningkatkan literasi digital di lingkungan Muhammadiyah. 

Ia melihat, program ini sebagai langkah penting dalam membangun sistem pengelolaan organisasi yang terintegrasi dan mudah diakses oleh seluruh anggota.

Baca Juga: El Nino Mengancam, Kementan Datangkan Air ke Sawah Sukoharjo

Rudi juga menyoroti, kerja sama dengan Bank Danamon Syariah sebagai langkah tepat dalam mendukung pengelolaan keuangan organisasi. 

Menurutnya, integrasi sistem perbankan dengan platform digital Muhammadiyah dapat menjadi solusi dalam pengelolaan iuran anggota secara kolektif maupun individual, khususnya di tingkat ranting dan cabang yang bersentuhan langsung dengan aktivitas di akar rumput.

Baca Juga: Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Masih Proses, Status SPM Sudah Ada Sejak April, KPM Tinggal Tunggu Selangkah Lagi

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Muhammadiyah Kabupaten Bogor diharapkan mampu mempercepat adaptasi terhadap sistem digital serta membangun ekosistem Satu Data yang kuat, terintegrasi, dan berkelanjutan demi mendukung pelayanan yang lebih optimal kepada umat. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#muhammadiyah #data #kabupaten bogor