Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kekayaan Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Tercatat Rp1,9 Miliar, Apa Saja? Begini Rincian Lengkapnya

Siti Dewi Yanti • Sabtu, 2 Mei 2026 | 18:36 WIB
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara.

RADAR BOGOR - Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru kembali menjadi sorotan publik. 

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, tercatat melaporkan total kekayaan sebesar Rp1.937.438.058 per 31 Desember 2025. 

Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan laporan tahun sebelumnya, yakni Rp1.947.538.058 pada 31 Desember 2024.

Baca Juga: Kemenag Kabupaten Bogor Pastikan Pengelolaan Zakat UPZ Sesuai dengan Syariat

Berdasarkan data yang dihimpun Radar Bogor di laman resmi KPK pada Minggu 2 Mei 2026, penurunan total kekayaan sebesar Rp10.100.000 atau sekitar -0,52 persen ini terutama disebabkan oleh berkurangnya nilai kas dan setara kas yang dimiliki.

Dalam laporan tersebut, aset terbesar Sastra Winara masih berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan dengan total nilai Rp1.500.000.000. 

Nilai ini tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Hari Pendidikan Nasional 2026: Antara Harapan dan Realitas

Secara rinci, aset properti tersebut terdiri dari dua bidang. 

Pertama, tanah dan bangunan seluas 659 m2/659 m2 yang berlokasi di Kabupaten/Kota Bogor dengan nilai Rp700.000.000. 

Kedua, tanah dan bangunan seluas 84 m2/60 m2 di wilayah yang sama dengan nilai Rp800.000.000. 

Baca Juga: Cek Status Bansos PKH BPNT Tahap 2 Terbaru: Belum Cair, Ini Penjelasannya

Seluruh aset tersebut dilaporkan sebagai hasil sendiri.

Selain itu, pada kategori alat transportasi dan mesin, Sastra Winara memiliki satu unit mobil Mitsubishi Pajero tahun 2017 dengan nilai Rp420.000.000. 

Nilai kendaraan ini juga tidak mengalami perubahan dari laporan sebelumnya.

Baca Juga: Sinergi TP PKK Kota Bogor dan Perumda Tirta Pakuan Perkuat Akurasi Pendataan Pelanggan Sinergi

Sementara itu, untuk harta bergerak lainnya, surat berharga, dan harta lainnya tercatat nihil atau Rp 0.

Perubahan signifikan justru terjadi pada komponen kas dan setara kas. 

Pada tahun 2025, jumlahnya tercatat Rp17.438.058, menurun dari Rp 27.538.058 pada tahun 2024. 

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026 Belum Cair hingga Akhir April, Saldo KKS Kosong dan Sistem SIKS-NG Masih Dalam Pemeliharaan

Penurunan sebesar Rp10.100.000 ini setara dengan -36,68 persen.

Secara keseluruhan, total harta kekayaan Sastra Winara sebelum dikurangi utang (sub total) tercatat Rp1.937.438.058 pada 2025, turun dari Rp1.947.538.058 pada 2024. 

Baca Juga: KPM Bansos Catat dengan Teliti, Progres Administrasi PKH BPNT Tahap 2 dan Daftar Bantuan yang Masih Cair Bulan Mei 2026

Dalam laporan tersebut juga disebutkan, tidak terdapat utang, sehingga total harta kekayaan bersih tetap sama dengan nilai sub total. (*)

Editor : Siti Dewi Yanti
#harta #Sastra Winara #dprd #kabupaten bogor #kekayaan