RADAR BOGOR - Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 31 Desember 2025 mengungkap dinamika terbaru kekayaan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Wawan Haikal Kurdi.
Dalam laporan tersebut yang dikutip Radar Bogor dari laman resmi KPK pada Minggu 2 Mei 2026, total harta kekayaannya tercatat sebesar Rp8.221.074.039, mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp8.475.032.343.
Penurunan sebesar Rp253.958.304 atau sekitar -3,00 persen ini terjadi di tengah stabilnya nilai aset utama yang dimiliki.
Wawan Haikal Kurdi sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor diketahui masih bertumpu pada sektor properti sebagai penyumbang terbesar kekayaannya.
Berdasarkan data LHKPN, nilai tanah dan bangunan yang dimiliki tetap berada di angka Rp6.910.500.000, tanpa perubahan dari laporan per 31 Desember 2024.
Aset tersebut terdiri dari tanah dan bangunan seluas 405 m2/360 m2 di wilayah Kabupaten/Kota Bogor dengan nilai Rp4.050.500.000, serta properti seluas 492 m2/168 m2 senilai Rp2.860.000.000.
Baca Juga: Update Penyaluran Bansos Terbaru: PKH BPNT Sudah SPM, YAPI dan Bantuan Pangan Masih Proses
Seluruhnya tercatat sebagai hasil sendiri.
Sementara itu, pada kategori alat transportasi dan mesin, terjadi penurunan nilai menjadi Rp941.000.000 dari sebelumnya Rp978.050.000 atau turun Rp37.050.000 (-3,79 persen).
Penurunan ini dipengaruhi oleh penyusutan nilai sejumlah kendaraan.
Rincian kendaraan yang dimiliki meliputi mobil Honda CR-V RM3 2 WD 2.4 AT CKD tahun 2013 senilai Rp165.000.000 dari sebelumnya Rp168.000.000, serta sepeda motor Kawasaki KR150P (Ninja RR) tahun 2014 yang kini bernilai Rp8.500.000 dari sebelumnya Rp9.750.000.
Selain itu, terdapat motor Harley Davidson FLSTC 1584 CC tahun 2008 yang nilainya tetap Rp292.000.000, serta motor S01B Super Sport 600 tahun 2014 yang turun menjadi Rp125.000.000 dari sebelumnya Rp138.000.000.
Wawan juga memiliki mobil Honda CR-V tahun 2019 yang kini bernilai Rp 350.500.000 dari sebelumnya Rp370.300.000.
Di sisi lain, kenaikan signifikan justru terjadi pada kategori harta bergerak lainnya yang mencapai Rp93.499.000 dari sebelumnya Rp21.729.050.
Kenaikan sebesar Rp71.769.950 ini setara dengan lonjakan 330,29 persen.
Namun, kas dan setara kas mengalami penurunan cukup tajam. Pada 2025 tercatat sebesar Rp276.075.039, turun dari Rp564.753.293 pada 2024.
Penurunan sebesar Rp288.678.254 tersebut setara dengan -51,12 persen.
Untuk kategori surat berharga dan harta lainnya, seluruhnya tercatat nihil.
Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa Wawan Haikal Kurdi tidak memiliki utang, sehingga total kekayaan bersihnya tetap sama dengan nilai sub total.
Baca Juga: Bogor Kembali Punya Wakil di Kasta Tertinggi, Garudayaksa FC Promosi ke Super League
Dengan demikian, laporan per 31 Desember 2025 ini menggambarkan, meskipun terjadi penurunan total kekayaan, struktur aset Wawan Haikal Kurdi relatif stabil, terutama pada sektor properti yang masih menjadi penopang utama kekayaannya. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti