Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Fenomena Awan Pelangi di Jonggol Kabupaten Bogor Viral, Begini Penjelasan BMKG

Eka Rahmawati • Sabtu, 2 Mei 2026 | 22:51 WIB
Awan pelangi di Jonggol Kabupaten Bogor viral di media sosial. (Tangkapan layar Instagram @lapor_pakbupati)
Awan pelangi di Jonggol Kabupaten Bogor viral di media sosial. (Tangkapan layar Instagram @lapor_pakbupati)

RADAR BOGOR - Fenomena langit yang tidak biasa sempat membuat warga Jonggol, Kabupaten Bogor, terkejut. Sebuah video yang beredar memperlihatkan gumpalan awan dengan semburat warna menyerupai pelangi, sehingga memunculkan kekhawatiran terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat.

Meski terlihat menakjubkan hingga viral di media sosial, BMKG menegaskan bahwa fenomena itu merupakan gejala optik atmosfer yang lazim terjadi. Warna-warni yang tampak muncul akibat pembiasan cahaya matahari oleh partikel air di udara. 

Baca Juga: KAI Catat 76 Korban Luka Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Sudah Pulang, 24 Masih Dirawat di Rumah Sakit

Pelaksana Harian (Plh) Direktur Meteorologi Publik BMKG Ida Pramuwardani menyampaikan bahwa posisi matahari dan kondisi awan saat itu memegang peranan kunci terhadap terbentuknya fenomena yang terjadi.

"Fenomena yang terlihat pada video tersebut merupakan peristiwa yang umum terjadi dalam atmosfer dan berkaitan dengan optik atmosfer, warna pelangi muncul karena cahaya Matahari berinteraksi dengan butir-butir air di udara, baik dari sisa hujan maupun hujan yang sedang terjadi di sisi lain wilayah Sentul seperti pada video," jelas Ida dalam keterangannya Sabtu, 2 Mei 2026.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 4,1 Guncang Kabupaten Bandung, Terasa di Pangalengan hingga Tasik Selatan, Sehari Sudah 2 Kali

Cahaya matahari berinteraksi dengan butiran air di atmosfer, baik dari sisa hujan maupun hujan yang terjadi di wilayah lain.

Ia juga mengungkapkan bahwa bentuk pelangi yang tidak sempurna, seolah menyatu dengan awan, dipengaruhi oleh keberadaan awan tertentu di lokasi. Awan jenis towering cumulus yang sedang berkembang menutupi sebagian pelangi, sehingga tampilannya tidak utuh.

Baca Juga: Momen Haru Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Jadi Saksi Nikah Pasangan Disabilitas di KUA Baleendang Bandung

Menurutnya, kemunculan fenomena ini bukan pertanda akan terjadinya badai besar, meskipun sering dikaitkan dengan hal tersebut oleh sebagian masyarakat. Namun, warga tetap diimbau untuk waspada terhadap kemungkinan hujan di sekitar lokasi.

Fenomena ini menunjukkan adanya aktivitas pembentukan awan hujan secara lokal di atmosfer. Artinya, meskipun di lokasi tertentu cuaca masih cerah, potensi hujan tetap dapat terjadi di wilayah sekitarnya.

Editor : Eka Rahmawati
#awan #pelangi #bogor #jonggol #viral