Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kekayaan Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika Naik jadi Rp6,7 Miliar, Tercatat di KPK Lonjakan pada Kas dan Mobil Baru

Siti Dewi Yanti • Minggu, 3 Mei 2026 | 09:04 WIB
Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika.
Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika.

RADAR BOGOR - Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru mengungkap adanya kenaikan nilai kekayaan milik Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, pada periode pelaporan 31 Desember 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan data yang dirilis di laman resmi KPK, total kekayaan Ajat Rochmat Jatnika pada akhir 2025 tercatat sebesar Rp6.722.498.447. 

Meningkat Rp302.981.001 atau 4,72 persen dari tahun 2024 yang sebesar Rp6.419.517.446. 

Baca Juga: Favorit Pisan, D’Otentik River Park Bogor Suguhkan Mini Zoo, hingga Playground Anak untuk Liburan Keluarga, Cek Alamat dan HTM di Sini

Kenaikan ini, dipengaruhi oleh sejumlah komponen aset, terutama pada kas dan setara kas serta penambahan alat transportasi.

Pada sektor aset tanah dan bangunan, nilainya relatif stabil dengan total Rp5.290.000.000 pada 2025, naik tipis Rp57.000.000 atau 1,09 persen dari Rp5.233.000.000 pada 2024. 

Beberapa properti yang dimiliki tersebar di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor, di antaranya tanah dan bangunan seluas 66 m2/36 m2 senilai Rp520.000.000 (sebelumnya Rp513.000.000). 

Baca Juga: Sam Claflin Jadi Kandidat Kuat di Serial Harry Potter HBO, Andy Serkis Incar Peran Voldemort

Selain itu, properti seluas 136 m2/60 m2 senilai Rp830.000.000 (sebelumnya Rp815.000.000).

Tidak hanya itu, terdapat aset tanah seluas 2.545 m2 di Kabupaten Bogor yang meningkat menjadi Rp270.000.000 dari Rp264.500.000. 

Termasuk, properti terbesar berupa tanah dan bangunan seluas 75 m2/150 m2 dengan nilai Rp2.525.000.000, naik dari Rp2.520.500.000. 

Baca Juga: Pedasnya Bikin Nagih, Mie Ghacor Bogor Disebut Tak Kalah Enak dari Resto Mie Waralaba Populer, Cek Harga dan Lokasinya di Sini

Aset lain mencakup tanah di Cianjur seluas 1.851 m2 senilai Rp45.000.000 yang tidak mengalami perubahan, serta properti tambahan di Bogor yang meningkat dari Rp500.000.000 menjadi Rp520.000.000.

Perubahan signifikan terlihat pada kategori alat transportasi dan mesin yang melonjak menjadi Rp914.100.000 pada 2025 dari Rp644.000.000 di tahun sebelumnya, atau naik 41,94 persen. 

Kenaikan ini dipicu oleh kepemilikan mobil Toyota Innova Zenix tahun 2025 senilai Rp579.100.000. 

Baca Juga: Setelah Dua Dekade, The Devil Wears Prada 2 Kembali Gebrak Bioskop dengan Prediksi Pendapatan Fantastis

Sementara itu, kendaraan sebelumnya seperti Honda CRV tahun 2021 dan Yamaha XMAX tahun 2023 sudah tidak tercatat lagi dalam laporan 2025. 

Adapun mobil Honda City tahun 2023 tetap tercatat dengan nilai Rp335.000.000.

Di sisi lain, harta bergerak lainnya mengalami penurunan menjadi Rp89.800.000 dari sebelumnya Rp107.900.000, atau turun 16,77 persen. 

Baca Juga: Selain PKH dan BPNT, 7 Bansos Ini Dipastikan Cair Selama Mei 2026, Masyarakat Diminta Rutin Cek Saldo dan Status Penerima

Sementara itu, surat berharga dan harta lainnya tercatat nihil.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada kas dan setara kas yang melonjak drastis menjadi Rp891.691.121 pada 2025, dibandingkan Rp480.823.378 pada 2024. Artinya, terdapat peningkatan sebesar Rp410.867.743 atau 85,45 persen.

Secara keseluruhan, total harta sebelum dikurangi utang mencapai Rp7.185.591.121, naik 11,13 persen dari Rp6.465.723.378 pada tahun sebelumnya. 

Baca Juga: Cinepolis Hadirkan Promo Beli 1 Gratis 1 Tiket Nonton Film Lokal, Berlaku di Lippo Plaza Ekalokasari Bogor

Namun, jumlah utang juga meningkat tajam menjadi Rp463.092.674 dari Rp46.205.932, atau naik 902,24 persen.

Dengan demikian, total kekayaan bersih setelah dikurangi utang tetap menunjukkan tren positif, mencerminkan peningkatan kondisi finansial Sekda Kabupaten Bogor tersebut sepanjang 2025. (*)

Editor : Siti Dewi Yanti
#lhkpn #Ajat Rochmat Jatnika #kabupaten bogor #kekayaan #sekda