RADAR BOGOR – PT Sentul City akhirnya angkat bicara menanggapi tudingan warga terkait aktivitas penebangan pohon di kawasan Vepasamo, Cluster Venesia.
Lahan yang dipersoalkan itu diklaim warga sebagai bagian dari Ruang Terbuka Hijau (RTH). Melalui pernyataan resminya, pihak PT Sentul City membantah klaim tersebut.
PT Sentul City menyebut area yang dimaksud merupakan lahan cadangan efektif yang memang dialokasikan untuk pengembangan infrastruktur.
Salah satunya pembangunan jalan alternatif guna mengurai kemacetan menuju kawasan Puncak II.
Perwakilan PT Sentul City, Maesa Putri, menjelaskan bahwa seluruh proses pemanfaatan lahan telah mengikuti ketentuan hukum dan perizinan yang berlaku, termasuk melalui kajian yang diminta oleh pemerintah.
“Pemanfaatan lahan cadangan efektif di Cluster Venesia sebagai akses jalan alternatif telah berjalan sesuai koridor regulasi. Kami juga mengikuti seluruh tahapan kajian yang dipersyaratkan oleh pemerintah,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa status suatu lahan, termasuk penetapan sebagai RTH atau bukan, tidak didasarkan pada persepsi individu atau kondisi awal saat pembelian, melainkan merujuk pada dokumen tata ruang dan perizinan resmi.
“Penentuan RTH maupun lahan cadangan efektif mengacu pada dokumen tata ruang yang sah, bukan pada asumsi atau persepsi pihak tertentu,” tambahnya.
Lebih lanjut, PT Sentul City mengklaim telah membuka ruang komunikasi dengan warga sekitar untuk menyerap aspirasi dan masukan terkait rencana pembangunan tersebut.
Baca Juga: Sam Claflin Jadi Kandidat Kuat di Serial Harry Potter HBO, Andy Serkis Incar Peran Voldemort
“Kami terus membuka dialog secara konstruktif dengan masyarakat, dengan tetap menjaga suasana yang kondusif dan saling menghormati,” katanya.
Sebelumnya, warga menyampaikan keberatan atas aktivitas penebangan pohon di lokasi tersebut.
Mereka menduga terjadi pelanggaran hak masyarakat, khususnya terkait hak atas lingkungan hidup yang sehat serta minimnya keterlibatan warga dalam proses pengambilan keputusan.
Warga juga menilai kawasan yang ditebang merupakan bagian dari RTH di Cluster Venesia.
Namun, klaim tersebut kini dibantah oleh pihak pengembang dengan merujuk pada dokumen tata ruang yang berlaku. (***)
Editor : Yosep Awaludin