Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bincang Santai di Kabupaten Bogor, Deddy Corbuzier Curhat Pengalaman Jadi Stafsus Menhan Diserang di Medsos hingga Soroti Maraknya Hoaks

Muhammad Ali • Rabu, 6 Mei 2026 | 22:14 WIB
Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Sosial dan Publik, Deddy Corbuzier saat mengisi bincang santai di Auditorium Setda Kabupaten Bogor, Rabu, 6 Mei 2026. (Muhammad Ali/Radar Bogor)
Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Sosial dan Publik, Deddy Corbuzier saat mengisi bincang santai di Auditorium Setda Kabupaten Bogor, Rabu, 6 Mei 2026. (Muhammad Ali/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Staf Khusus Menteri Pertahanan (Menhan) Bidang Komunikasi Sosial dan Publik, Deddy Corbuzier, mengungkap pengalaman awalnya saat menjabat sebagai staf khusus di Kementerian Pertahanan. Ia mengaku harus menghadapi serangan bertubi-tubi di media sosial hingga merasa babak belur.

Hal itu disampaikan Stafsus Menhan Deddy Corbuzier dalam sebuah acara bincang santai yang bertajuk komunikasi publik yang tangguh: menjaga kepercayaan masyarakat di tengah arus misinformasi di Auditorium Setda Kabupaten Bogor.

Deddy menceritakan, awal mula dirinya ditunjuk menjadi staf khusus oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsuddin. Saat itu, ia hanya diberikan satu pertanyaan sederhana terkait kesediaannya.

Baca Juga: Danrem 061 Suryakancana Soroti Misinformasi, Ajak Aparatur Perkuat Komunikasi Publik

"Yang ditanya cuma bersedia apa tidak pada saat itu. Karena sebelumnya, saya membantu Pak Prabowo, saya bilang siap Pak," ujarnya Rabu, 6 Mei 2026.

Namun, menurut Deddy, tugas yang ia jalani tidaklah mudah. Ia menyebut medan perang yang dihadapinya bukan dalam bentuk fisik, melainkan di ruang digital, khususnya media sosial.

"Otak saya ngurusin sosmed, perangnya di sana. Ternyata perangnya di sana, perangnya di situ, babak belur, babak belur," ungkapnya.

Ia juga menyinggung posisi dirinya sebagai salah satu figur publik yang kerap dianggap pro terhadap pemerintah. Kondisi tersebut, menurutnya, membuat dirinya tidak lepas dari kritik hingga serangan di dunia maya.

Baca Juga: Forum Akademisi IPB Dukung MBG, Tegaskan Kampus Bukan Operator

"Tadi kalau kata Pak Bupati, ini kayaknya satu-satunya yang pro pemerintah dari artis cuma bapak, deh. Nggak, ada Raffi Ahmad, Ahmad Dhani, lebih babak belur mereka," ucapnya.

Meski demikian, Deddy menilai fenomena tersebut tidak terlepas dari maraknya penyebaran hoaks yang semakin masif. Ia bahkan menyoroti sebuah momen unik saat pembukaan acara yang menyelipkan doa agar terhindar dari hoaks.

"Nih, Anda bayangkan gimana enggak Pak Bupati tidak stres, tadi opening, ada doa opening, seumur hidup saya baru pernah dengar bebaskan kami dari hoaks," pungkasnya.(Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #deddy corbuzier #hoaks #stafsus menhan