Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Inovasi Kuliner Ala WBP Lapas Cibinong Bogor, Hasilkan Bebek Peking Ungkep El'Cibi

Abilly Muhamad • Kamis, 7 Mei 2026 | 09:54 WIB
Warga binaan Lapas Cibinong saat memproduksi bebek peking ungkep El
Warga binaan Lapas Cibinong saat memproduksi bebek peking ungkep El'Cibi. (Foto : Lapas Cibinong for Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Melalui keterampilan program di bidang pengolahan pangan, Warga Binaan Lapas Cibinong Kelas IIA hasilkan produk kuliner bebek peking ungkep El'Cibi.

Produk bebek peking ungkep El'Cibi  WBP Lapas Cibinong ini menjadi bukti kongkrit keberhasilan program pembinaan kemandirian Lapas yang tidak hanya membekali warga binaan keterampilan kerja, juga menghasilkan produk bernilai ekonomis.

Adapun, proses produksi bebek peking ungkep ini dilakukan seluruhnya oleh warga binaan Lapas Cibinong yang mengikuti program pembinaan. 

Baca Juga: Kini Korean Bistro Sentul, Spot Baru Makan Korean Food Porsi Melimpah di Bogor

Mulai dari pemilihan bahan baku bebek peking berkualitas, proses pembersihan, peracikan, bumbu rempah pilihan, lalu di ungkep hingga pengemasan secara higenis dan profesional.

Bahkan, bahan baku utama bebek peking ini langsung berasal dari hasil program peternakan bebek peking di Lapas Cibinong.

Sehingga hal itu menjadikan pembinaan yang terintegrasi dari hulu hingga ke hilir, mulai budidaya ternak sampai produksi siap konsumsi.

Baca Juga: Laporan Terkini 7 Mei 2026, Pencairan Bansos PKH di Wilayah Aceh Singkil via Bank BSI hingga Nasib Bank Penyalur Lainnya

Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto mengatakan bahwa, inovasi bebek peking oleh warga binaan merupakan wujud nyata komitmen Lapas Cibinong dalam menghadirkan pembinaan yang produktif, aplikatif dan berkelanjutan.

"Bebek peking ungkep El'cibi merupakan hasil nyata proses pembinaan kemandirian yang kami jalankan," ungkap Wisnu, Kamis 7 Mei 2026.

"Program ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis kepada warga binaan, tetapi juga menanamkan semangat kerja, kreatifitas, serta jiwa kewirausahaan sebagai bekal ketika mereka kembali ke masyarakat," tambahnya.

Baca Juga: Racik Parfum Sesuai Karakter, Paddy Perfume Lab Bogor Tawarkan Pengalaman Unik Mulai Rp159 Ribu

Wisnu menerangkan, program ini juga selaras dengan akselerasi pembinaan produktif di lingkungan masyarakat.

Sekaligus menjadi bagian dari implementasi 15 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan. "Pemberdayaan warga binaan melalui pembinaan berbasis keterampilan," ujarnya.

Kemudian, salah satu warga binaan berinisial K menyebutkan, program ini memberikan pengalaman dan keterampilan baru yang sangat bermanfaat.

"Saya belajar banyak hal, mulai dari proses pengolahan makanan, menjaga standar kebersihan hingga cara membuat produk yang layak jual. Ini menjadi bekal berharga bagi saya setelah kembali ke masyarakat nanti," katanya.

Baca Juga: Bansos Mei 2026 Penuh Berkah, Pencairan Ganda PKH dan BPNT di 32 Wilayah, Saldo KPM Tembus Rp3 Juta

Melalui inovasi program ini, Lapas Cibinong terus menegaskan komitmen sebagai institusi pemasyarakatan yang tidak berorientasi pada pembinaan hukum.

"Tetapi juga pada pemberdayaan warga binaan agar mampu menjadi pribadi yang produktif, mandiri dan siap berkontribusi positif di tengah masyarakat," tutup Wisnu. (abl)

Editor : Yosep Awaludin
#bebek peking ungkep #kuliner #lapas cibinong