Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Warga Venesia Sentul City Dukung Pembangunan Jalur Alternatif Puncak II Bogor, Tegaskan Penebangan Pohon Bukan di RTH

Abilly Muhamad • Kamis, 7 Mei 2026 | 22:05 WIB
Kawasan Sentul City, Kabupaten Bogor. Foto : IST
Kawasan Sentul City, Kabupaten Bogor. Foto : IST

RADAR BOGOR - Warga Cluster Venesia, Sentul City mendukung pengembangan infrastuktur jalur menuju Jalur Alternatif Puncak II untuk mengatasi persoalan kemacetan yang terjadi di wilayah Sentul, Kabupaten Bogor.

Achamd Fitri, warga Cluster Venesia, Sentul City Bogor menyatakan dukungan terkait program pembangunan jalur alternatif Puncak II di area Sentul City.

Karena, adanya pembangunan jalur alternatif Puncak II Bogor itu, kata dia, tentu akan memberikan dampak yang positif, baik mengurai kemacetan yang terjadi di kawasan Sentul City maupun memudahkan aktifitas warga.

Baca Juga: Kirab Budaya Tatar Sunda Siap Lintasi Kota Bogor, Jalanan Bakal Dipenuhi Nuansa Tradisi

"Jadi sebetulnya, kalo jalan itu bisa bermanfaat kenapa tidak. Untuk menghindari kemacetan dan juga alternatif menuju ke beberapa tempat, saya pikir itu bisa support warga juga dalam melakukan aktifitas," ujar Achmad, Kamis, 7 Mei 2026.

Achmad menutur, meski pada pembangunan jalur itu ada sebagian warga yang masih menolak, namun ia meyakini apabila sejumlah warga yang menolak sudah mengetahui manfaat jalur tersebut akan menyetujuinya.

"Kalo kami sebagian besar warga kalo sudah tau ini ada manfaatnya kenapa ga kita lakukan dan kita support. Ini juga program pemerintah juga, kita akan support yang penting keindahan tetap dijaga," jelasnya.

Baca Juga: Hore, Bansos BPNT Tahap 2 Rp600 Ribu Dikabarkan Mulai Cair, Kemensos Tetapkan 475 Ribu KPM Baru

Kemudian, ia menyebut, terkait protes oleh sejumlah warga dengan adanya penebangan pohon pada pembangunan jalur itu, Baginya pohon yang ditebang itu merupakan pohon taman.

"Jadi istilahnya ada waktunya, jadi perlu ada peremajaan. Itu bisa aja digantikan dengan pohon yang baru," tutur dia.

Bahkan, Achmad meyakini, penebangan pohon di lahan yang akan dibuat jalur alternatif, bukan berada di Ruang Terbuka Hijau (RTH). Sebab, sebelum dimulainya pekerjaan pembangunan tentu mengkaji terlebih dahulu terkait dampak lingkungan yang terjadi.

Baca Juga: Empat Tahun Terblokir, Warga Dua Desa di Sukamakmur Bogor Sulit Bayar Pajak dan Urus Sertifikat Tanah

"Dari informasi itu bukan RTH jadi itu, kami sebagai warga kita setuju dengan program pemerintah. Apalagi itu prosedur terkait oleh pihak-pihak terkait sudah mempunyai amdal, mungkin sebagian warga kalo sudah mengetahui tentang itu pasti dia akan support," terangnya.

Selain itu, kata dia, untuk terus menjaga ruang hijau dan meningkatkan kelestarian alam di area Sentul City, warga juga saat ini tengah masif melakukan penanaman pohon.

"Iya, kalo kita kaitkan dengan program Bupati itu juga kita mendukung penghijauan, jadi istilahnya mencegah longsor dan lain-lain. Saya pikir itu positif jadi kita warga sebaiknya mendukung," ungkapnya.

Baca Juga: Kabar Gembira Buat KPM, Bansos PKH BPNT Tahap 2 Mei 2026 Mulai Dicairkan, Banyak KPM Baru Muncul di Sistem

Sementara, Kepala Dinas Perumahan Kawasan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto menyampaikan bahwa, kawasan Sentul City saat ini tengah berkembang dengan pesat.

Sebagai bentuk tanggungjawab pemerintah daerah untuk mendukung perkembangan Sentul City yang sangat pesat itu, kata Eko, Pemkab Bogor sedang berupaya membuat akses jalur yang akan tembus ke beberapa lokasi.

"Termasuk merekayasa lalu lintas teknis berkaitan dengan lalu lintas menuju Sentul. Yang jelas kita dari Pemda kedepan ada beberapa alternatif untuk mengurangi kemacetan yang terjadi saat ini," kata Kepala Disperkim, Eko Mujiarto.

Baca Juga: Tangkal Bencana di Kota Bogor, Warga Perlu Dipaksa Ubah Kebiasaan Buang Sampah

"Itu sangat krodit kedepan akan kita carikan solusi, sehingga disitu tidak terjadi penumpukan kendaraan yang kemacetan yang sangat panjang," sambungnya.

Baginya, jalur alternatif yang akan dibangun ini merupakan solusi percepatan mobilitas masyarakat baik ke arah Puncak II, ataupun ke lokasi lainnya.

"Kalo yang Desa Sumur Batu itu adalah rencana jalan akses yang ditembuskan ke Jalan Puncak II ke arah Sukamakmur, Cianjur dan menuju Jalan Tol Jagorawi," terangnya.

Baca Juga: Status SIKS-NG Sudah SI, Saldo Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Mei 2026 Mulai Masuk Rekening KKS Secara Bertahap

Sehingga, Eko mengatakan, pembangunan jalur ini selain memudahkan masyarakat saat beraktifitas, juga akan memberikan dampak yang baik seperti terciptanya ruang perekonomian baru bagi masyarakat sekitar.

"Jadi konsepnya itu adalah bagian daripada rencana jalan yang menghubungkan beberapa jalan utama dan bagian utama solusi untuk mengurai kemacetan. Di samping itu juga mempermudah masyarakat Sentul itu sendiri untuk beraktifitas, sehingga terhindar dari kemacetan," pungkasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #sentul city #Jalur Alternatif Puncak