Ratusan Warga Rumpin Jalani Skrining TBC Gratis, Dinkes Kabupaten Bogor Turunkan Layanan Rontgen Keliling

Lucky Lukman Nul Hakim • Dipublikasikan Jumat, 8 Mei 2026 | 15:19 WIB
TBC: Dinkes Kabupaten Bogor bersama Puskesmas Cicangkal buka layanan skrining dan pemeriksaan radiologi untuk masyarakat di Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Jumat 8 Mei 2026. (Nasir/ Radar Bogor)
TBC: Dinkes Kabupaten Bogor bersama Puskesmas Cicangkal buka layanan skrining dan pemeriksaan radiologi untuk masyarakat di Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Jumat 8 Mei 2026. (Nasir/ Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Upaya menekan penyebaran penyakit tuberkulosis (TBC) terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Bogor. 

Melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor bersama Puskesmas Cicangkal, layanan skrining dan pemeriksaan radiologi digelar untuk masyarakat di Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin.

Program pemeriksaan kesehatan tersebut berlangsung selama dua hari, yakni Jumat 8 Mei 2026 dan dilanjutkan kembali pada Senin 11 Mei 2026 mendatang. 

Baca Juga: Lapas Gunungsindur Bogor Deklarasi Perang terhadap HP Ilegal dan Narkoba, Polisi hingga BNN Turun Langsung

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah percepatan penanggulangan TBC di wilayah Kabupaten Bogor.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menggandeng Stop TB Partnership Indonesia, sebuah lembaga nirlaba yang fokus pada pendampingan, pencegahan, hingga penyembuhan penyakit tuberkulosis di Indonesia.

Penanggung Jawab Program TB Puskesmas Cicangkal, Suaenah menjelaskan, kegiatan skrining ini menyasar masyarakat yang memiliki risiko tinggi terhadap TBC.

Baca Juga: Surat Kemensos Terbit, Bansos PKH Tahap 2 Cair Serentak Mei 2026, Ada 475 Ribu KPM Baru yang Beruntung

Menurut Suaenah, sasaran pemeriksaan meliputi warga yang mengalami batuk lebih dari dua minggu, penderita dengan gejala tertentu, hingga keluarga yang tinggal serumah atau memiliki kontak erat dengan pasien TBC.

Ia menerangkan, peserta yang masuk kategori berisiko akan menjalani pemeriksaan lanjutan berupa rontgen guna mendeteksi potensi infeksi tuberkulosis secara lebih dini.

Selain pemeriksaan radiologi, petugas kesehatan juga melakukan pengecekan tekanan darah, pengukuran tinggi dan berat badan, serta pemeriksaan laboratorium untuk mendukung proses diagnosis.

Baca Juga: Jumat Berkah di Citeureup Bogor: Warga Rela Antre Demi Nasi Bungkus Gratis dari Polsek

Program skrining tersebut terbuka untuk seluruh kelompok usia, mulai dari bayi, anak-anak, orang dewasa hingga lanjut usia (lansia).

Suaenah menambahkan, kegiatan ini turut melibatkan unsur RT, RW dan Pemerintah Desa Sukamulya agar pelaksanaan pemeriksaan dapat menjangkau lebih banyak warga.

Hingga hari pertama pelaksanaan, lebih dari 100 warga disebut telah mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis tersebut. 

Baca Juga: Signature Gold and Jewellery Jadi Pelopor Toko Emas Modern di Bogor, Hadirkan Koleksi Emas Stylish dan Transparan

Sementara total target peserta dalam kegiatan skrining TBC kali ini mencapai sekitar 150 orang.

Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor berharap masyarakat semakin sadar pentingnya deteksi dini TBC agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan penyebaran penyakit bisa ditekan. (sir)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
Puskesmas Cicangkal bogor tbc tuberkulosis