Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Berawal dari Merchandise Kampus yang Monoton, 5 Mahasiswi IPB University Ciptakan Suvenir Rajut Unik yang Banjir Peminat

Lucky Lukman Nul Hakim • Jumat, 8 Mei 2026 | 16:24 WIB
5 mahasiswi IPB University ciptakan merchandise unik.
5 mahasiswi IPB University ciptakan merchandise unik.

RADAR BOGOR - Kreativitas lima mahasiswi Institut Pertanian Bogor (IPB) University berhasil melahirkan inovasi baru di dunia merchandise kampus. 

Melalui program Program Mahasiswa Wirausaha (PMW), mereka menghadirkan jenama Tautan Kecil yang menawarkan suvenir rajut khas kampus dengan desain modern dan berbeda dari produk yang sudah ada di pasaran.

Di tengah maraknya produk merchandise kampus yang dinilai seragam, Tautan Kecil hadir membawa konsep baru berupa boneka rajut dan gantungan tas bertema identitas kampus. 

Baca Juga: Pecahkan Rekor Paten Nasional, Strategi IPB University Bikin Dunia Riset Makin Dilirik

Produk tersebut dibuat dengan sentuhan khas, mulai dari boneka mengenakan almamater hingga gantungan berbentuk ikan dan bunga yang dipadukan dengan ciri khas program studi.

Chief Executive Officer (CEO) Tautan Kecil, Dinar Ayu Rengganis menjelaskan, ide usaha ini muncul karena minimnya variasi merchandise kampus yang dianggap kurang menarik dan monoton.

Mahasiswi Departemen Matematika IPB University itu mengungkapkan, banyak keluarga mahasiswa, khususnya yang berasal dari luar pulau, menginginkan suvenir khas IPB University yang unik dan memiliki nilai kenangan lebih personal. 

Baca Juga: Pecah Telur, Akhirnya Seluruh Bank Himbara Berstatus SI Pencairan Bansos PKH-BPNT Tahap 2, Simak Rincian Nominalnya

Karena itu, timnya mencoba menghadirkan alternatif produk yang lebih kreatif dan tidak membosankan.

Berdasarkan survei internal yang dilakukan Tautan Kecil, sekitar 67 persen responden menilai desain merchandise kampus saat ini masih terlihat biasa dan kurang mengikuti tren. 

Kondisi tersebut dinilai berdampak pada rendahnya minat beli mahasiswa terhadap produk suvenir kampus.

Baca Juga: Kisah Alma, Siswi Sekolah Rakyat di Bekasi: Bersyukur Bisa Sekolah dan Menempati Asrama Gratis

Sementara itu, Chief Marketing Officer (CMO) Tautan Kecil, Melly Diya Lestari mengatakan, produk rajutan dengan identitas kampus memiliki peluang pasar yang cukup besar, terutama di kalangan mahasiswa aktif.

Mahasiswi Departemen Ilmu Teknologi Pangan IPB University itu menyebutkan, hasil survei internal menunjukkan sekitar 62,3 persen responden tertarik memiliki boneka rajut khas kampus dengan desain unik dan berbeda dari produk yang banyak dijual di marketplace.

Menurut Melly, Tautan Kecil juga berencana memperluas pemasaran dengan menggandeng IPB Merchandise Store agar produknya dapat dipasarkan secara resmi di lingkungan kampus. 

Baca Juga: Pura-Pura Bantu Nasabah, Pelaku Ganjal ATM di Sentul Bogor Ditangkap Polsek Babakan Madang

Selain itu, promosi melalui platform digital seperti Instagram terus dimaksimalkan untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Ia menilai kekuatan utama produk Tautan Kecil terletak pada identitas kampus dan program studi yang diangkat dalam desain merchandise. 

Konsep tersebut disebut masih jarang ditemukan pada produk kompetitor.

Baca Juga: Tangis dan Harapan Warnai Pelepasan Siswa SMAN 5 Bogor, Karakter Pancawaluya Jadi Bekal Menuju Dunia Nyata

Tautan Kecil saat ini dikelola oleh lima mahasiswa aktif IPB University. 

Selain Dinar dan Melly, tim kreatif ini juga diperkuat oleh Felicia Meliana sebagai Chief Operations Officer, Tiara Natamaharani sebagai Product Officer, dan Zahra Maulida Sihaloho.

Baca Juga: Angkot AC Depok Resmi Berhenti, Armada Listrik Siap Mengaspal Gantikan Trayek D10A

Meski tidak berasal dari jurusan seni atau desain, kemampuan mereka dalam menciptakan produk rajut bernilai jual membuktikan bahwa mahasiswa IPB University mampu mengubah kreativitas menjadi peluang usaha yang menjanjikan. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#ipb #institut pertanian bogor #mahasiswa