RADAR BOGOR – Ada hal menarik dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Citaringgul 02, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Karena lokasi SDN Citaringgul 02 berada di dalam gang sempit dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat, distribusi MBG dilakukan menggunakan gerobak.
Kondisi tersebut mendapat perhatian langsung dari Kepala Badan Gizi Nasional RI, Dadan Hindayana saat meninjau pelaksanaan program MBG di SDN Citaringgul 02, Senin 11 Mei 2026.
Baca Juga: Waspada! Maling Motor Kembali Beraksi di Sukmajaya Kota Depok, Sempat Todongkan Benda Mirip Senpi
Dalam keterangannya, Dadan menjelaskan bahwa kendaraan pengangkut makanan hanya bisa berhenti di depan gang.
Selanjutnya, makanan dibawa menuju sekolah menggunakan gerobak agar distribusi tetap berjalan lancar.
“Sementara mobilnya sampai depan, dari depan ke sini pakai gerobak. Daripada anak-anak yang bawain, jadi menggunakan gerobak,” ujarnya kepada Radar Bogor, Senin 11 Mei 2026.
Baca Juga: Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan ASN di Pemkab Bogor Terus Bergulir, Polisi Sudah Periksa 20 Saksi
Menurutnya, metode tersebut masih sangat memungkinkan diterapkan karena jarak dari titik pemberhentian kendaraan pengangkut MBG menuju sekolah tidak terlalu jauh.
Diketahui, jarak dari SPPG Citaringgul yang baru saja diresmikan menuju SDN Citaringgul 02 sekitar 500 meter. Sementara dari mulut gang menuju area sekolah berjarak kurang lebih 25 meter.
Meski distribusi dilakukan menggunakan gerobak, Dadan memastikan kualitas makanan tetap terjaga dan sampai ke tangan siswa dalam kondisi segar.
Baca Juga: Ini Alasan Minyakita Belum Merata di Pasar: Bulog Ungkap Aturan Distribusi Jadi Kunci
“Sejauh ini karena tidak terlalu jauh dari SPPG dan dari jalan, jadi makanannya tetap dalam keadaan segar,” pungkasnya. (cr)
Editor : Yosep Awaludin