RADAR BOGOR - Tebingan Sungai Cidurian kembali ambruk akibat tergerus luapan air sungai di Kampung Nanggung, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.
Peristiwa yang terjadi pada Senin, 11 Mei 2026 itu menimbulkan kekhawatiran warga karena mengancam permukiman serta akses jalan desa di wilayah tersebut.
Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Nde, mengatakan kejadian berlangsung sekitar pukul 02.15 WIB hingga 05.20 WIB.
Baca Juga: Bekas Galian di Jalan Tentara Pelajar Kota Bogor Rusak Aspal, Dinas PUPR Panggil Pelaksana
Menurutnya, jalan desa yang terdampak merupakan jalur vital penghubung Kampung Cigowong, Mekarjaya, Nanggung, hingga Ciasahan.
"Ambruknya bronjong ini membuat lalu lalang mobil dan motor jadi berisiko, kami khawatir keselamatan warga," ungkap Nde.
Ia menyebut ambruknya bronjong di tebing sungai membuat aktivitas lalu lintas kendaraan roda dua maupun roda empat menjadi berisiko dan membahayakan keselamatan warga.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Akhirnya Cair Lagi Mei 2026, Sejumlah Wilayah Sudah Terima Dana Bantuan
Selain mengancam akses jalan dan permukiman, luapan Sungai Cidurian juga dikhawatirkan merusak area persawahan serta perkebunan milik warga di sepanjang bantaran sungai.
Kondisi tersebut mengingatkan masyarakat pada bencana banjir besar yang terjadi pada awal Januari 2020 dan melanda sejumlah wilayah di Bogor Barat, seperti Kecamatan Sukajaya, Cigudeg, dan Jasinga.
Saat itu, beberapa desa di antaranya Desa Urug, Harkatjaya, Sukaraksa, Bunar, Mekarjaya, Kalongsawah, Sipak, Pamagarsari, Setu, hingga Koleang mengalami kerusakan cukup parah akibat bencana tersebut.
Nde berharap pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum, segera turun tangan melakukan penanganan dan normalisasi Sungai Cidurian agar bencana serupa tidak terus berulang.(Cok)
Editor : Eka Rahmawati