Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kebijakan WFH di Pemkab Bogor Dinilai Efektif, Hemat Energi Hingga 46 Persen

Abilly Muhamad • Selasa, 12 Mei 2026 | 12:41 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika saat menyampaikan keterangan. Kebijakan WFH di Pemkab Bogor berdampak positif. (Foto : Muhammad Ali/Radar Bogor)
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika saat menyampaikan keterangan. Kebijakan WFH di Pemkab Bogor berdampak positif. (Foto : Muhammad Ali/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Kebijakan penerapan Work From Home (WFH) di lingkup Pemkab Bogor dinilai efektif hemat energi mencapai 46 persen.

Pasalnya, saat pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan WFH untuk penghematan energi, Pemkab Bogor langsung menerapkan hingga membuat kebijakan selaras untuk penghematan energi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menyebut, kebijakan penghematan energi di Kabupaten Bogor bukan hanya pada penghematan BBM.

Baca Juga: MPR Minta Maaf, Juri LCC Empat Pilar Kalbar Dinonaktifkan Usai Polemik Penilaian

Namun, pada saat pelaksanaannya, selain dinas yang bersifat pelayanan seperti, BPBD, Damkar dan rumah sakit, Pemkab Bogor menerapkan sejumlah kebijakan.

"Kita melakukan beberapa strategi, yang pertama hari jumat itu WFH. Kenapa Jumat? karena memang tingkat pelayanan masyarakat melandai," ujar Ajat, Selasa 12 Mei 2026.

Kemudian, pada hari rabu, kata Ajat, pegawai di lingkup Pemkab Bogor tidak menggunakan kendaraan Berbahan Bakar Minyak (BBM).

Baca Juga: Kabar Bahagia Seputar Bansos Hari Ini, Status Penyaluran bagi 7,3 Juta KPM dan Ketentuan Batas Penarikan Dana

"Hari Rabu harapannya memang tidak menggunakan kendaraan roda 4 yang dimaksud adalah untuk mengurangi BBM," jelasnya.

Lalu, pada hari senin, selasa dan rabu kebijakan yang diterapkan untuk hemat energi di lingkup Pemkab Bogor yakni, carpool atau berbagai tumpangan.

"Kalau misalnya biasanya ada 4 mobil diisi oleh 1 orang, sekarang ASN di kita sudah terbiasa, yaudah hari senin saya nebeng ke kamu ya yang 3 orang itu jadi berangkat 1 mobil," ungkapnya.

Baca Juga: Kabar Terbaru Sinkronisasi Data Bansos, Solusi Status Periode Mandek dan Update Saldo Bank Mandiri 12 Mei 2026

Ajat mengaku, memang kebijakan itu cukup berat dilakukan. Namun, seiring berjalan bisa dilakukan serta dampaknya cukup lumayan untuk menghemat energi.

"Secara fakta listriknya pembayaran dulu dan sekarang berapa, itu evaluasi sebulan dulu sama sekarang seperti apa. Jadi bulan lalu, bulan sekarang seperti apa, ada penurunan," imbuhnya.

Selain itu, Ajat juga menyampaikan, pihaknya melakukan survei kepada 1.650 orang untuk mengetahui dampak kebijakan hemat energi saat diterapkan.

"Kita satukan jadilah 46 persen dapat efisiensi itu, saya kira cukup efektif dari sisi itu ya," katanya.

Baca Juga: Cek Nama Anda Sekarang, Begini Syarat dan Cara Daftar BLT Kesra 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos

Begitupun, meski ada kebijakan tersebut, Pemkab Bogor terus mengejar dari sisi kualitas pelayanan secara umum agar tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

"Walaupun berlaku WFH, tapi kita jika kondisi menuntut kehadiran maka kita harus siap. Selama ini instruksi bupati apapun yang kemudian mengharuskan kita hadir, kita hadir baik hari kerja, baik sabtu, minggu itu untuk kepentingan masyarakat langsung sigap," pungkasnya. (abl)

Editor : Yosep Awaludin
#hemat energi #pemkab bogor #wfh