RADAR BOGOR - Media sosial sempat dihebohkan dengan kabar seorang ibu di Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, yang mengalami patah kaki setelah diduga menjadi korban tabrak lari oleh pengendara motor anak-anak.
Peristiwa tersebut viral setelah diunggah salah satu akun Instagram, dengan narasi korban mengalami luka serius usai tertabrak sepeda motor di Gang Masjid Al Irfan, Kampung Lebakwangi, Desa Pamagarsari, Kecamatan Parung.
Menanggapi informasi yang ramai diperbincangkan masyarakat itu, jajaran Polsek Parung bergerak cepat melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian pada Selasa, 12 Mei 2026.
Baca Juga: Kunjungi Radar Bogor, Siswa MTsN 1 Bogor Belajar Ritme Kerja Jurnalistik Profesional
Petugas yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, Bhabinsa Desa Pamagarsari, dan personel patroli Polsek Parung mendatangi lokasi sekaligus meminta keterangan dari korban serta warga sekitar guna memastikan kronologi kejadian sebenarnya.
Dari hasil klarifikasi di lapangan, polisi memastikan peristiwa tersebut memang terjadi pada Minggu, 11 Mei 2026, sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban diketahui bernama Mia Wati (57), warga Kampung Sawah, Desa Pamagarsari, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.
Petugas kemudian mendatangi rumah korban dan bertemu dengan adik kandung korban, Acep Surahmat.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban mengalami retak pada bagian pergelangan kaki setelah tertabrak sepeda motor saat hendak menyeberang jalan.
Saat ini korban diketahui tengah menjalani pengobatan di wilayah Cidokom, Kecamatan Gunung Sindur.
Sementara itu, pihak keluarga korban memilih menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
Keluarga menyampaikan telah memaafkan pengendara motor dan akan menempuh jalur musyawarah antara kedua belah pihak.
Polisi juga mengungkap, identitas pengendara motor yang terlibat dalam kejadian tersebut, yakni seorang remaja warga Kampung Jati, Desa Parung, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.
Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah menegaskan, pihak kepolisian tetap melakukan monitoring dan pengecekan terkait insiden tersebut meski kedua pihak sepakat berdamai.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara serta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak yang menggunakan kendaraan bermotor demi mencegah kecelakaan lalu lintas.
"Masyarakat harus lebih bijak menggunakan media sosial dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat," jelasnya. (sir)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim