RADAR BOGOR - Seleksi calon direksi PT Sayaga Wisata telah memasuki tahap akhir berupa wawancara dengan Bupati Bogor Rudy Susmanto.
Dari total 15 pendaftar, tersisa tiga kandidat yang lolos ke tahap akhir, yakni Sambas Setia Permana, Irfan Awaludin, dan Akhmad Hidayatullah. Ketiganya mengikuti sesi wawancara yang digelar di Horison Ultima Sayaga.
Rudy Susmanto menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor menyerahkan sepenuhnya proses penentuan Direktur Utama dan Direktur Operasional kepada panitia seleksi.
Baca Juga: Harga MinyaKita Turun, Pemerintah Jamin Ketersediaan Minyak Goreng Aman
Dalam sesi wawancara tersebut, ia juga memaparkan arah kebijakan dan rencana business plan PT Sayaga Wisata untuk periode 2026–2027.
"BUMD ini tidak bisa memberikan deviden atau keuntungan maka tidak mengikuti jabatan penuh selama 5 tahun, tiap tahun kami akan evaluasi," ujar bupati Bogor.
Menurut Rudy, direksi terpilih nantinya harus mampu menghadirkan keuntungan dan deviden bagi daerah. Ia menekankan evaluasi akan dilakukan setiap tahun dan BUMD tidak boleh mengalami kerugian.
Ia juga menyampaikan bahwa PT Sayaga Wisata diharapkan menjadi lokomotif perekonomian daerah melalui pengelolaan optimal aset milik Pemerintah Kabupaten Bogor bersama investor atau pihak ketiga.
"Seluruh aset milik Pemkab Bogor kita ingin dapat dikelola optimal, maksimal bersama antara BUMD dengan beberapa pihak ketiga yang akan berinvestasi di Kabupaten Bogor," jelas Rudy.
Selain bisnis hotel, Rudy melihat potensi pengembangan usaha lain seperti pemandian air panas, wisata Goa Godawang, revitalisasi rest area, hingga pemanfaatan lahan potensial lainnya yang dapat dikolaborasikan bersama Sayaga Wisata.(abl)
Editor : Eka Rahmawati