Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Menjaga Hati di Tengah Kehidupan, Pesan Menyentuh Bang Boy tentang Syukur dan Kasih Sayang

Lucky Lukman Nul Hakim • Kamis, 14 Mei 2026 | 06:27 WIB
Ketua Yayasan Darul Ulum Parung sekaligus Pengurus Inti FK KBIHU Kabupaten Bogor, Ikbal Farisi atau yang akrab disapa Bang Boy (kiri) saat bersama jamaah haji lainnya di tanah suci.
Ketua Yayasan Darul Ulum Parung sekaligus Pengurus Inti FK KBIHU Kabupaten Bogor, Ikbal Farisi atau yang akrab disapa Bang Boy (kiri) saat bersama jamaah haji lainnya di tanah suci.

RADAR BOGOR - Kehidupan yang tenang dan penuh rasa syukur menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan Ketua Yayasan Darul Ulum Parung sekaligus Pengurus Inti FK KBIHU Kabupaten Bogor, Ikbal Farisi, yang akrab disapa Bang Boy. 

Dalam penyampaiannya pada Kamis, 14 Mei 2026, ia mengingatkan, pentingnya menjaga hati dan selalu berprasangka baik kepada Tuhan dalam setiap keadaan.

Menurut Bang Boy, dunia beserta seluruh isinya merupakan ciptaan Tuhan yang harus dijaga dan disyukuri oleh manusia. 

Baca Juga: Setelah SI, Bansos BPNT Tahap 2 Akhirnya Cair di Bank Mandiri Sejak Kemarin, Cek Daftar Wilayah yang Sudah Masuk Saldo

Namun dalam kenyataannya, masih banyak orang yang justru lebih sering mengeluh dan merasa kurang atas apa yang telah diberikan. 

Sikap tersebut, kata dia, dapat memunculkan prasangka buruk terhadap Tuhan dan membuat hati menjadi tidak tenang.

Ia menjelaskan, manusia seharusnya membangun prasangka baik dalam kondisi apa pun. 

Baca Juga: Seleksi Kompetensi Resmi Berakhir, Intip Tanggung Jawab Besar Manajer Koperasi Desa Merah Putih 2026

Dengan hati yang dipenuhi pikiran positif, seseorang akan lebih mudah merasakan ketenangan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. 

Ketenangan hati itu kemudian akan berdampak pada cara seseorang bersikap, berinteraksi, hingga menghadapi berbagai persoalan hidup.

Bang Boy juga menilai, kekuatan hati sejati bukan terletak pada kemampuan membalas perlakuan buruk orang lain, melainkan kemampuan untuk tetap bersikap lembut meski sedang disakiti. 

Baca Juga: Sebentar Lagi Dibuka, Intip Berkas Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 yang Harus Kamu Cicil dari Sekarang

Menurutnya, menjaga kebersihan hati merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan yang damai dan harmonis.

Selain itu, ia turut menyinggung tentang makna tirakat yang sebenarnya. 

Ia menyampaikan, tirakat tertinggi bukan sekadar menahan lapar atau mengurangi waktu tidur, tetapi bagaimana seseorang mampu menjaga hati agar tidak mudah membenci, mencaci, menyalahkan, maupun merendahkan orang lain. 

Baca Juga: Mahasiswa Baru Wajib Tahu, Inilah Estimasi Pencairan Dana Bansos KIP Kuliah Jalur SNBP 2026

Hati yang bersih diyakini menjadi jalan menuju ketenangan hidup dan kedekatan dengan Tuhan.

Dalam penjelasannya, Bang Boy juga mengulas konsep musalsal bil awwaliyah dari Syekh Yasin Al-Fadani yang menekankan pentingnya kasih sayang kepada sesama makhluk di bumi. 

Menurutnya, ketika manusia mampu menebarkan kasih sayang kepada apa pun yang ada di muka bumi, maka kasih sayang dari Tuhan dan para penghuni langit juga akan diberikan kepada manusia.

Baca Juga: Seleksi Kompetensi Manajer Koperasi Desa Merah Putih 2026 Selesai, Ternyata Kuota yang Terisi Masih Jauh dari Target

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kehidupan tidak hanya tentang mengejar dunia, tetapi juga tentang menjaga hati, memperkuat rasa syukur, dan memperlakukan sesama dengan penuh kasih sayang. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#bang Boy #menjaga hati #bogor #Kehidupan