RADAR BOGOR - Program gentengisasi di sepanjang jalur menuju kediaman Presiden RI Prabowo Subianto di kawasan Cijayanti–Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, ternyata tidak sepenuhnya menggunakan genteng tanah liat.
Pemerintah Kabupaten Bogor memanfaatkan material spandek pasir pada sejumlah bangunan demi mempercepat pengerjaan proyek di sepanjang jalur menuju kediaman Presiden Prabowo Subianto.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Bogor Eko Mujiarto menjelaskan, spandek pasir dipilih karena mempertimbangkan efisiensi waktu pelaksanaan serta keterbatasan anggaran dalam penataan kawasan sepanjang jalan menuju rumah Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah proses penataan kawasan dan pelaksanaan gentengisasi dapat segera rampung.
Ia menyebut progres pengerjaan di jalur Cijayanti–Bojongkoneng kini telah mencapai sekitar 75 persen, dengan sisa pekerjaan sekitar 25 persen lagi.
Eko mengungkapkan bahwa awalnya Bupati Bogor menargetkan proyek selesai pada April 2026. Namun, sejumlah pekerjaan tambahan membuat penyelesaiannya mundur hingga Mei.
Baca Juga: Mahasiswa Geruduk PN Cibinong Bogor, Protes Tuntutan Ringan Kasus Kepabeanan
Selain mengganti atap bangunan, Pemkab Bogor juga melakukan pengecatan bangunan di sepanjang jalan menggunakan warna merah marun untuk memperkuat tampilan estetika kawasan.
Penataan tersebut, kata Eko, merupakan bagian dari upaya mempercantik wilayah Kabupaten Bogor sekaligus mendukung pengembangan desa wisata di daerah tersebut.
Ia menambahkan, jalur Cijayanti–Bojongkoneng menjadi prioritas penataan karena termasuk kawasan strategis yang sering dilalui Presiden RI dan tamu negara saat menuju Padepokan Garuda Yaksa.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga