Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pemkab Bogor Percepat Program Koperasi Merah Putih, 134 Titik Sudah Beroperasi di Kabupaten Bogor

Abilly Muhamad • Minggu, 17 Mei 2026 | 14:30 WIB
Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat menghadiri secara virtual peresmian Koperasi Merah Putih serentak. (Foto : Diskominfo)
Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat menghadiri secara virtual peresmian Koperasi Merah Putih serentak. (Foto : Diskominfo)

RADAR BOGOR – Pemkab Bogor terus mendorong percepatan pelaksanaan program Koperasi Merah Putih (KMP) sebagai bagian dari dukungan terhadap kebijakan nasional yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto.

Hingga pertengahan Mei 2026, ratusan titik Koperasi Merah Putih di Kabupaten Bogor telah mulai beroperasi.

Komitmen tersebut ditegaskan setelah Bupati Bogor Rudy Susmanto mengikuti peresmian operasional 1.061 Koperasi Merah Putih secara serentak di seluruh Indonesia yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto melalui sambungan virtual, Sabtu 16 Mei 2026.

Baca Juga: RS Ummi Bogor Hadirkan Layanan PCI dan Cath Lab, Pasien Darurat BPJS Kini Bisa Ditangani

Rudy menghadiri kegiatan tersebut dari Koperasi Merah Putih Pakansari, Kecamatan Cibinong, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Di antaranya Danrem 061/Suryakancana, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Dandim 0621, Kapolres Bogor, serta pejabat Pemkab Bogor lainnya.

Peluncuran ribuan koperasi ini merupakan langkah strategis pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, sekaligus mendorong kemandirian desa dan kelurahan melalui penguatan sektor usaha berbasis masyarakat.

Baca Juga: Hati-Hati! Maling Motor Modus Beli Nasi Padang di Kota Depok, Sudah Ada Korbannya 

Di Kabupaten Bogor, dari total target 189 titik Koperasi Merah Putih yang direncanakan, sebanyak 134 titik telah aktif beroperasi. 

Selain itu, sekitar 25 titik lainnya kini dalam tahap persiapan akhir dan siap diresmikan dalam waktu dekat.

Sementara itu, sejumlah lokasi yang belum berjalan masih menghadapi beberapa kendala teknis, terutama terkait ketersediaan lahan serta proses administrasi.

Baca Juga: Pedagang Hewan Kurban Musiman Mulai Menjamur di Kota Bogor, Harga Sapi Alami Kenaikan

Pemerintah daerah mengaku terus melakukan percepatan agar seluruh target dapat segera terealisasi.

Untuk mendukung program tersebut, Pemkab Bogor telah membentuk satuan tugas (Satgas) percepatan Koperasi Merah Putih. 

Langkah ini dilakukan agar evaluasi di lapangan serta penyelesaian hambatan dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.

Bahkan, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor diarahkan untuk berkantor langsung di posko satgas guna memantau progres operasional setiap hari.

Baca Juga: Kota Depok Viral Lagi, Kali Ini Bukan Pocong atau Babi Ngepet, Tapi Rusa Keluyuran di Jalanan

Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih akan menjadi salah satu pilar utama dalam membangun ekonomi desa dan mendukung program besar nasional di bidang perikanan, hilirisasi, serta industrialisasi.

Menurut Prabowo, koperasi tersebut nantinya tidak hanya berfungsi sebagai wadah usaha masyarakat, tetapi juga dilengkapi berbagai layanan penting seperti akses keuangan, distribusi logistik, penyaluran subsidi, hingga sarana transportasi hasil pertanian.

“Melalui koperasi, petani dapat memiliki sarana angkut sendiri sehingga distribusi hasil panen tidak lagi bergantung pada pihak luar,” ujar Prabowo.

Baca Juga: Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Bandung, ‎Pemkan Bogor Tampilkan Tarian Bhayangkara Padjajaran

Ia menilai persoalan yang selama ini dihadapi petani, seperti keterbatasan pupuk, akses modal, dan kesulitan pemasaran hasil panen, dapat diatasi melalui sistem koperasi yang terintegrasi.

Selain menampung hasil pertanian, Koperasi Merah Putih juga dirancang menjadi pusat layanan masyarakat, termasuk penyedia bahan pokok, distribusi pupuk dan gas subsidi, layanan logistik bersama Pos Indonesia, serta penyaluran bantuan pemerintah.

Presiden juga menekankan bahwa koperasi harus menjadi kekuatan ekonomi berbasis gotong royong yang mengedepankan prinsip kekeluargaan.

Baca Juga: Maaf Banget, 2 Kelompok KPM Ini Dipastikan Tidak Akan Menerima Bansos PKH BPNT Tahap 2 Tahun 2026

“Perekonomian Indonesia dibangun dengan semangat kebersamaan, di mana yang memiliki kemampuan lebih dapat menopang yang membutuhkan,” jelasnya.

Ke depan, pemerintah pusat juga merencanakan pengembangan layanan tambahan di koperasi tersebut, seperti apotek dan penyediaan obat dengan harga terjangkau bagi masyarakat desa.

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyebut peluncuran serentak lebih dari seribu koperasi di seluruh Indonesia merupakan momentum bersejarah bagi penguatan ekonomi masyarakat.

Ia menyampaikan, program yang digagas pemerintah pusat menjadi langkah nyata untuk membangun ekonomi berbasis rakyat sekaligus mendorong kemandirian desa dan kelurahan.

Baca Juga: Rugikan Hingga Ratusan Juta Rupiah, Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pencurian Perangkat Tower BTS di Cibinong Bogor

“Peluncuran serentak ini menjadi penanda penting dalam sejarah pembangunan ekonomi kerakyatan. Program ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian masyarakat hingga ke tingkat desa,” ujar Rudy. (abl)

Editor : Yosep Awaludin
#Rudy Susmanto #Koperasi Merah Putih #pemkab bogor