RADAR BOGOR - RSUD R Moh Noh Nur Leuwiliang bersama Yayasan Galeri Aksara ABI dan PT INAKO menyelenggarakan kegiatan edukasi bertema “Sehat, Cerdas, Ceria” di KB Tarbiyatul Falah Karyasari, Senin, 11 Mei 2026.
Program ini melibatkan 69 anak usia dini sebagai bagian dari upaya menanamkan kesadaran hidup sehat sejak dini melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi dengan beragam aktivitas edukatif, mulai dari praktik menyikat gigi bersama dokter gigi, senam ceria, permainan edukasi, hingga lomba mewarnai yang dirancang untuk menumbuhkan antusiasme anak-anak dalam belajar menjaga kesehatan.
Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang juga melakukan pemeriksaan tumbuh kembang dengan mengukur tinggi dan berat badan peserta. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi kondisi kesehatan anak sejak dini.
Dari hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan berada dalam kondisi sehat dan tidak ditemukan indikasi yang memerlukan perhatian gizi khusus. Meski demikian, tim medis tetap menyediakan layanan konsultasi bagi orang tua maupun pihak sekolah jika dibutuhkan.
Selain edukasi kesehatan dasar, peserta juga dikenalkan pada konsep konsumsi camilan sehat tinggi serat melalui produk jelly dan agar-agar dari PT INAKO sebagai alternatif jajanan yang lebih baik untuk mendukung pertumbuhan anak.
Kepala Sekolah KB Tarbiyatul Falah, Endeh Badar Sa’adah, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman belajar yang edukatif sekaligus menyenangkan bagi anak-anak.
Baca Juga: Peringati Hari Kartini, RSUD R Moh Noh Nur Tegaskan Peran Perempuan dalam Pelayanan Kesehatan
Ketua Yayasan Galeri Aksara ABI, Maya Nurindrasari, menilai edukasi kesehatan perlu disampaikan dengan pendekatan kreatif agar lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh anak dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Direktur RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang, dr. Vitrie Winastri, yang diwakili drg. Try Septian Mustika Saragih, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan memantau tumbuh kembang anak sejak usia dini.
"Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan dan pemantauan tumbuh kembang anak sejak dini," ujarnya.
PIC Program PKRS, Utami, berharap sinergi lintas sektor seperti ini dapat terus diperkuat agar manfaat edukasi kesehatan semakin luas dirasakan masyarakat.
Hal senada disampaikan perwakilan PT INAKO, Andreas Dimas Styawan, yang menyatakan kebanggaannya dapat berpartisipasi dalam mengenalkan pilihan camilan sehat yang digemari anak-anak melalui pendekatan edukatif.
Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah awal program “GAA Goes to School” yang akan menyasar sejumlah PAUD dan kelompok bermain lainnya di wilayah Leuwiliang sepanjang 2026.
Kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara sektor kesehatan, pendidikan, dan dunia usaha dalam mendukung lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan ceria.
Editor : Eka Rahmawati