Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jembatan Wika Penghubung Kecamatan Gunung Putri dan Klapanunggal Bogor Akan Direkonstruksi Total

Muhammad Ali • Senin, 18 Mei 2026 | 23:03 WIB
Jembatan Kedep yang di kenal Jembatan Wika penghubung Kecamatan Gunung Putri dan Klapanunggal, Kabupaten Bogor rencananya akan direkonstruksi total. (Muhammad Ali/Radar Bogor)
Jembatan Kedep yang di kenal Jembatan Wika penghubung Kecamatan Gunung Putri dan Klapanunggal, Kabupaten Bogor rencananya akan direkonstruksi total. (Muhammad Ali/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Jembatan Kedep atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Jembatan Wika, yang menghubungkan Kecamatan Gunung Putri dan Klapanunggal, Kabupaten Bogor rencananya akan direkonstruksi total mulai 23 Mei 2026 hingga 29 Desember 2026.

Jembatan tersebut selama ini diketahui kerap mengalami tambal sulam akibat kondisi beton dan konstruksi yang terus mengalami penurunan kualitas, pengendara yang melintas pun sering mengeluhkan kondisi permukaan jembatan yang rusak dan bergelombang.

Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Bogor, Ujang Supardi, mengatakan kondisi Jembatan Wika saat ini memang sudah tidak layak dan perlu dilakukan rekonstruksi total.

Baca Juga: 7 Kecamatan di Kabupaten Bogor Terdampak Bencana Pasca Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Berikut Lokasinya

“Jembatan Wika sudah berumur, pertama kali dibangun sekitar tahun 1990-an, sekarang sudah 2026, memang sudah layak direkonstruksi total, betonnya juga sudah tidak layak,” ujar Ujang kepada Radar Bogor, Senin, 18 Mei 2026.

Jalan Ditutup Sementara

Menurut Ujang, proses rekonstruksi diperkirakan berlangsung selama enam hingga tujuh bulan. Namun demikian, ia mengaku khawatir dengan kondisi jalur alternatif yang akan digunakan masyarakat selama penutupan berlangsung.

Baca Juga: Jalan Desa di Sukamakmur Bogor Alami Pergerakan Tanah, Akses Warga Kampung Pancuran dan Kampung Jereged Terancam Putus

“Kalau anggaran saya tidak tahu ya, karena status jalannya provinsi. Apakah bekerja sama dengan PT Wika, karena di sana juga ada produksi gelagar jembatan,” jelasnya.

Ia menambahkan, penutupan jembatan tersebut diperkirakan akan berdampak terhadap mobilitas warga dan kendaraan angkutan yang biasa melintas di jalur penghubung Gunung Putri-Klapanunggal.

Sekadar informasi, selama proses pengerjaan berlangsung, akses lalu lintas di ruas jalan tersebut akan ditutup sementara. Kendaraan kecil dialihkan melalui jalur Walahir-Nambo-Gunung Putri, sementara kendaraan sedang dan besar diarahkan melalui jalur Cileungsi-Cibubur. (Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
#Jembatan Wika #bogor #Klapanunggal #Gunung Putri