Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pemkab Bogor Dukung Penuh Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obatan Tertentu

Muhammad Ali • Senin, 18 Mei 2026 | 23:31 WIB
Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade hadir dalam penandatangan komitmen bersama untuk penanganan atau pencegahan penyalahgunaan OOT dan dengan lintas sektor secara simbolis di Universitas Pertahanan, Bogor, Senin, 18 Mei 2026. (Muhammad Ali/Radar Bogor)
Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade hadir dalam penandatangan komitmen bersama untuk penanganan atau pencegahan penyalahgunaan OOT dan dengan lintas sektor secara simbolis di Universitas Pertahanan, Bogor, Senin, 18 Mei 2026. (Muhammad Ali/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obatan Tertentu (OOT) yang digelar BPOM RI bersama Universitas Pertahanan Republik Indonesia di kawasan Citeureup, Kabupaten Bogor, Senin, 18 Mei 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan pemerintah daerah dari Kabupaten Bogor, Kota Bogor, hingga Kota Depok sebagai bagian dari penguatan sinergi lintas sektor dalam mencegah penyalahgunaan obat-obatan tertentu, terutama di kalangan generasi muda.

Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau Jaro Ade mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bogor mendukung penuh langkah kolaboratif tersebut demi menjaga kualitas generasi bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: BPOM Luncurkan Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obatan Tertentu di Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Depok

Menurut Ade, Kabupaten Bogor dengan jumlah penduduk lebih dari 6,1 juta jiwa memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung program nasional pencegahan penyalahgunaan OOT.

“Pemerintah Kabupaten Bogor sangat mendukung penuh kolaborasi BPOM bersama UNHAN dalam upaya pencegahan penyalahgunaan obat-obat tertentu demi menyelamatkan generasi bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” ujar wakil bupati Bogor Senin, 18 Mei 2026.

Ia menjelaskan, program tersebut nantinya akan diperkuat melalui kegiatan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) yang menyasar ribuan sekolah di Bogor dan Depok secara berkelanjutan.

Melalui kolaborasi antara BPOM RI, Universitas Pertahanan Republik Indonesia, serta pemerintah daerah, aksi nasional tersebut diharapkan menjadi gerakan pencegahan yang lebih masif, terstruktur, dan berkelanjutan dalam melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan obat-obatan tertentu. (Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
#Obat-obatan tertentu #bogor