RADAR BOGOR – Ribuan warga memadati Lapangan Panahan Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, saat gelaran Festival Budaya Nusantara (FBN) XVII berlangsung meriah pada Minggu, 10 Mei 2026.
Acara yang digagas mahasiswa Program Studi Komunikasi Digital dan Media IPB University itu, menjadi ajang pertemuan berbagai budaya dari seluruh penjuru Indonesia, termasuk penampilan khas dari Jambi yang mencuri perhatian pengunjung.
Festival Budaya Nusantara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut menghadirkan keberagaman budaya dari 22 daerah di Indonesia.
Mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, hingga wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan Papua, seluruhnya tampil dalam satu panggung budaya yang sarat edukasi dan hiburan.
Beragam agenda disajikan sepanjang acara, di antaranya parade budaya, pertunjukan seni tradisional, bazar makanan khas daerah, permainan tradisional, hingga berbagai aktivitas interaktif yang mengajak pengunjung mengenal budaya Nusantara secara langsung.
Salah satu stan yang menjadi pusat perhatian adalah Serambi Jambi, yang menampilkan kekayaan seni dan tradisi khas Provinsi Jambi.
Melalui konsep yang atraktif, stan ini menghadirkan parade busana adat, pertunjukan Tari Rangguk dan Tari Lukah Gilo, serta sajian kuliner tradisional yang mengundang rasa penasaran pengunjung.
Aneka makanan khas Jambi seperti nasi gemuk, kue gandus, dodol nanas, hingga sirup nanas menjadi daya tarik tersendiri.
Tak sedikit pengunjung yang memadati area stan untuk mencicipi hidangan sekaligus menyaksikan pertunjukan seni yang ditampilkan.
Kehadiran Serambi Jambi tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media edukasi budaya.
Pengunjung diajak mengenal lebih dekat identitas masyarakat Jambi, mulai dari tradisi, seni pertunjukan, hingga kekayaan kuliner daerah yang menjadi bagian dari warisan Nusantara.
Ketua FBN XVII Kebudayaan Jambi, Stevan Gerald Waruma, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa minat generasi muda terhadap budaya daerah masih sangat besar.
Baca Juga: Jelang Piala AFF 2026, Pemkab Bogor Kebut Pembenahan Stadion Pakansari untuk Markas Timnas Indonesia
Ia menyebut, respons positif dari para pengunjung menjadi semangat tersendiri bagi panitia untuk terus memperkenalkan budaya Jambi ke masyarakat yang lebih luas.
Menurutnya, kegiatan semacam ini penting sebagai ruang belajar sekaligus upaya menjaga warisan budaya agar tetap dikenal oleh generasi mendatang.
Festival Budaya Nusantara XVII sendiri merupakan implementasi dari mata kuliah Komunikasi Lintas Budaya di IPB University.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di ruang kelas, tetapi juga menerapkannya lewat penyelenggaraan festival yang mempertemukan masyarakat dengan ragam budaya Indonesia.
Sebagai agenda tahunan, FBN diharapkan terus menjadi wadah apresiasi budaya serta memperkuat persatuan melalui keberagaman yang dimiliki Indonesia.
Selain menjadi hiburan, festival ini juga menjadi sarana edukatif yang memperkenalkan nilai-nilai budaya kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda. (***)