Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Satu Kecamatan 1 Hutan Kota Digeber, Langkah Pemkab Bogor Kurangi Risiko Bencana Hidrometeorologi

Muhammad Ali • Selasa, 19 Mei 2026 | 16:57 WIB
Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat menyampaikan keterangan. (Muhammad Ali/Radar Bogor)
Bupati Bogor Rudy Susmanto saat menyampaikan keterangan. (Muhammad Ali/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor menggencarkan program penghijauan melalui gerakan Satu Kecamatan Satu Hutan Kota sebagai upaya mengurangi risiko bencana hidrometeorologi yang belakangan kerap terjadi di sejumlah wilayah.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, melalui program tersebut Pemkab Bogor menargetkan minimal satu hektare penanaman pohon di setiap kecamatan. Dari total 40 kecamatan, luasan awal mencapai 40 hektare dan diperluas melalui penanaman di sejumlah aset milik pemerintah daerah.

“Sudah kami inventarisir tahap awal. Kita akan melakukan penanaman seluas 220 hektare di Kabupaten Bogor, hari ini kita menitipkan warisan untuk anak cucu kita ke depan,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Baca Juga: Jalan Menuju Stadion Pakansari Cibinong Bogor Sering Banjir, Warga Minta Pemeliharaan Rutin

Menurutnya, penanaman pohon menjadi langkah konkret untuk mengembalikan fungsi kawasan hijau sebagai daerah resapan air sekaligus menekan dampak bencana saat hujan deras mengguyur wilayah Bogor.

Penanaman pohon dilakukan secara serentak di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor dengan penyesuaian jenis bibit berdasarkan karakteristik tanah dan cuaca di masing-masing wilayah. Bahkan, beberapa kecamatan memiliki luasan penanaman lebih dari satu hektare.

Ia mengungkapkan, salah satu titik penanaman berskala besar berada di kawasan Bojonggede–Kemang, tepatnya di jalur tengah dua ruas jalan yang sedang dibangun. Kawasan tersebut memiliki panjang sekitar 8 kilometer dengan lebar mencapai 20 hingga 30 meter.

Baca Juga: Motor Hilang di Stasiun Pondok Cina Depok Gegara Kunci Tertinggal, Polisi Tangkap Pelaku di SPPG

“Bogor harus kembali hijau dan nanam pohonnya bukan di baliho, nanam pohonnya di tanah,” tegasnya.

Selain melakukan penanaman, Pemkab Bogor juga menyiapkan tim khusus untuk melakukan pemeliharaan tanaman selama satu tahun agar bibit yang ditanam dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan.

“Bibit tanaman, pertemukan dengan Tuhan-Nya. Tuhan-Nya di mana? Tanam di tanah. Kalau sudah ditanam di tanah, tuhan berkehendak hujan, tersiram, dan akan tumbuh dengan cepat,” katanya.

Saat ini, sebanyak 30 dari 40 kecamatan telah melaksanakan penanaman. Sedangkan 10 kecamatan lainnya masih terkendala ketersediaan lahan dan akan difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Bogor agar target program tetap tercapai.

“Pohon yang kita tanam, selalu berdoa, terus ikhlas buat seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” pungkasnya. (Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
#bencana #bogor #hutan kota