Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Cerita Warga Sukahati Cibinong Bogor Rumah Sering Terendam Banjir saat Hujan Deras: Air Berbau hingga Genangan Tinggi

Abilly Muhamad • Selasa, 19 Mei 2026 | 20:09 WIB
Bintang warga sekitar Jalan Raya Sukahati, Cibinong, Kabupaten Bogor saat menunjukan bekas banjir di rumahnya. (Billy/Radar Bogor)
Bintang warga sekitar Jalan Raya Sukahati, Cibinong, Kabupaten Bogor saat menunjukan bekas banjir di rumahnya. (Billy/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Saat hujan deras tiba, Jalan Raya Sukahati tepatnya Gaperi, Cibinong, Kabupaten Bogor kerap terjadi banjir. Bahkan banjir lintasan ini terjadi sudah dirasakan warga sejak lama.

Salah satu warga, Bintang mengungkapkan bahwa banjir terjadi sudah sejak lama hingga puluhan tahun.

Banjir ini terjadi, kata dia, setelah adanya proyek pembangunan drainase di Jalan Raya Sukahati, beberapa tahun lalu.

"Sejak gorong-gorong itu dibikin, kemungkinan 10 tahun kebelakang," ujar Bintang, Selasa, 19 Mei 2026.

Baca Juga: Hilangnya Daerah Resapan Air di Hulu, Pemkab Bogor Evaluasi Vila hingga Perumahan di Kawasan Rawan Bencana

Bintang mengaku bahwa sejak pembangunan drainase pada beberapa tahun lalu hingga kini, belum ada pemeliharaan atau pembersihan oleh pihak terkait.

"Jadi pas pembuatan sampai sekarang belum ada pembersihan gorong-gorong jadi kemungkinan mampet di bawah," jelasnya.

Bahkan, ketika banjir, ia mengalami sendiri, banjir terparah, luapan air hingga mencapai lutut orang dewasa.

"Sampai selutut orang dewasa, apalagi di dalam Gaperi. Itu bisa sampai sepinggang orang dewasa, sampai kap mobil ketutup semua," jelasnya.

Baca Juga: Dinamika Bansos Tahap 2 Mei 2026: Aktivasi Saldo BPNT Bank BNI, Status Pemulihan Rekening dan Peluang Emas Sekolah Rakyat

Akibat banjir itu tak sedikit yang terdampak, dampak itu baik pada rumah milik Bintang, maupun PKL yang ada di sekitar.

Dirinya menyebut apabila luapan air akibat banjir lintasan masuk ke rumah miliknya itu, butuh waktu lama untuk pembersihan secara manual bahkan menunggu air surut hingga 1-3 jam lamanya.

"Dampaknya banyak ya, apalagi kerusakan rumah lumayan banyak. Rumah juga sudah pasti lumpur masuk ke dalam setiap banjir itu. Sehari dua hari baru beres lagi rumah. Apalagi air pembuangan kaya gitu otomatis bau juga, ada bangkai segala macam pada masuk juga akhirnya," terangnya.

"Orang-orang yang jualan juga kena, ruko-ruko (air) pada masuk semuanya," sambungnya.

Saat banjir tiba, biasanya jalan menuju ke arah Gaperi itu ditutup, karena ketika dipaksakan genangan air akan terus masuk ke ruko di sekitar.

Ia juga menyampaikan banjir yang sering terjadi ini belum pernah ada penanganan dari pihak terkait.

"Belum ada, paling di Gaperi belum lama dibersihkan, cuma masih sama belum ada solusi air surut. Apalagi di sini belum pernah dibersihin dari awal bikin gorong-gorong," pungkasnya.

Oleh karena itu, ia berharap pihak terkait bisa menangani banjir yang sering terjadi ini. (abl)

Editor : Eka Rahmawati
#sukahati #bogor #cibinong #banjir