Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Peringati HJB ke-544, RSUD R Moh Noh Nur Edukasi Lansia di Panti Werda De Liang Village Soal Low Back Pain

Yosep Awaludin • Rabu, 20 Mei 2026 | 10:55 WIB
Kegiatan edukasi kesehatan bagi para lansia di Panti Werda De Liang Village, Leuwiliang oleh RSUD R Moh Noh Nur.
Kegiatan edukasi kesehatan bagi para lansia di Panti Werda De Liang Village, Leuwiliang oleh RSUD R Moh Noh Nur.

RADAR BOGOR – Memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 sekaligus Hari Lanjut Usia Nasional, RSUD R Moh Noh Nur menggelar kegiatan edukasi kesehatan bagi para lansia di Panti Werda De Liang Village, Leuwiliang, Selasa 19 Mei 2026. 

Kegiatan edukasi oleh RSUD R Moh Noh Nur ini mengangkat tema 'Kenali Low Back Pain dan Cara Penanganannya', sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan tulang belakang di usia lanjut.

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen RSUD R Moh Noh Nur dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya kelompok lansia yang rentan mengalami gangguan nyeri punggung bawah atau low back pain.

Keluhan ini kerap muncul akibat faktor usia, kebiasaan kurang bergerak, hingga aktivitas sehari-hari yang kurang memperhatikan postur tubuh.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan bagi para peserta. Setelah itu, para lansia mengikuti senam jantung sehat bersama yang bertujuan menjaga kebugaran sekaligus meningkatkan aktivitas fisik.

Acara kemudian dibuka melalui sambutan Ketua Tim Pelayanan dan Pengembang Medik RSUD R Moh Noh Nur, dr. Lydia Meilani Puspa Dewi.

Baca Juga: Peringatan Keras untuk KPM, 600.000 Penerima Bansos Dicoret, BPNT Rp600.000 dan PKH Tak Bisa Cair Jika Terlibat Game Online Terlarang

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kualitas hidup lansia melalui kegiatan promotif dan preventif secara berkelanjutan.

Sambutan berikutnya disampaikan Kepala Panti Werda De Liang Village, Nur Azizah Putri.

Ia mengapresiasi kehadiran tim RSUD R Moh Noh Nur dan berharap edukasi kesehatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk memberikan manfaat bagi penghuni panti.

Sebanyak 35 peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Sementara itu, layanan pemeriksaan kesehatan diikuti oleh 25 peserta yang tercatat dalam rekapitulasi tim medis.

Materi utama disampaikan oleh dokter spesialis saraf RSUD R Moh Noh Nur, dr. Eka Pranata, Sp.N., FINS.

Ia memberikan penjelasan mengenai low back pain, mulai dari penyebab, gejala, hingga langkah penanganannya.

Dalam pemaparannya, dr. Eka menjelaskan bahwa nyeri punggung bawah berbeda dengan saraf kejepit.

Keluhan tersebut dapat dipicu berbagai faktor, seperti kurang aktivitas fisik sejak usia muda, melemahnya otot pinggang, terlalu lama duduk, radang sendi, hingga riwayat cedera.

Ia menegaskan bahwa otot yang jarang digunakan akan mengalami penurunan fungsi dan ukuran, sehingga menjaga tubuh tetap aktif menjadi kunci utama pencegahan.

“Sebagian besar nyeri punggung bawah sebenarnya bisa dicegah dengan tetap aktif bergerak, melakukan peregangan ringan secara rutin, serta mengurangi kebiasaan duduk terlalu lama. Menjaga tubuh tetap aktif adalah langkah awal hidup sehat dan mandiri,” ujar dr. Eka.

Baca Juga: Dewan Pers Soroti Fenomena Homeless Media, Tantangan Baru Industri Pers Nasional di Era Digital dan AI

Pada sesi diskusi, para peserta tampak antusias menyampaikan berbagai keluhan kesehatan, mulai dari kram kaki saat malam hari, vertigo, hingga nyeri tangan pada pasien pascastroke.

dr. Eka pun memberikan penjelasan langsung terkait pentingnya latihan fisik bertahap, pemeriksaan kesehatan rutin, dan pola aktivitas harian yang seimbang.

Selanjutnya, edukasi dilanjutkan oleh Kepala Ruangan Rehabilitasi Medik RSUD R Moh Noh Nur, Nurzen Ardiansyah, A.Md.Ft.

Ia memandu peserta mempraktikkan gerakan ringan untuk membantu meredakan nyeri punggung bawah sekaligus meningkatkan fleksibilitas otot pinggang dan paha.

Menurut Nurzen, latihan sederhana seperti peregangan dan berjalan kaki secara rutin dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan lansia, terutama untuk menjaga kekuatan otot penyangga tubuh.

“Gerakan ringan yang dilakukan secara konsisten sangat membantu mengurangi rasa nyeri dan mempertahankan kekuatan tubuh. Aktivitas sederhana seperti stretching dan jalan kaki sangat baik dilakukan setiap hari,” jelasnya.

Direktur RSUD R Moh Noh Nur, dr. Vitrie Winastri, S.H., MARS., menambahkan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam memperkuat pelayanan promotif dan preventif bagi masyarakat.

Menurutnya, pendekatan langsung seperti ini penting agar layanan kesehatan semakin dekat dengan warga, terutama para lansia.

Baca Juga: Arsene Wenger Angkat Bicara Usai Arsenal Juara Liga Inggris 2025 - 2026, Sampaikan Pesan Menyentuh untuk Arteta

Ia juga mengaku senang dapat bertemu dan berbagi kebahagiaan bersama para penghuni Panti Werda De Liang Village dalam momen peringatan HJB ke-544.

“Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat nyata sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan sejak dini agar kualitas hidup tetap baik hingga usia lanjut,” kata dr. Vitrie.

Kegiatan ditutup dengan pembagian doorprize dan sesi foto bersama seluruh peserta serta tim RSUD R Moh Noh Nur.

Melalui program ini, rumah sakit berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan tulang belakang sehingga para lansia dapat tetap aktif, sehat, dan mandiri dalam menjalani aktivitas sehari-hari. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#lansia #leuwiliang #edukasi #RSUD R Moh Noh Nur