RADAR BOGOR - Pedagang hewan kurban di Kabupaten Bogor mengungkap ada perbedaan penjualan pada tahun 2026.
Pemilik Lapak Hewan Kurban Kita Cibinong, Holiludin (36) menjelaskan bahwa, saat Idul Adha tahun 2025 lalu memang banyak yang berkurban, tetapi mereka mencari spek sapi yang ukuran ekonomis atau harga Rp20 juta ke bawah.
Namun, di tahun 2026 ini, kata dia, memang secara pembelian tidak seramai dulu. Akan tetapi, keistimewaan tahun ini, meski perekonomian melemah, jumlah pembeli sapi berukuran besar meningkat.
"Jadi banyak sapi ukuran besar malah yang mereka cari dibandingkan dari Rp20 juta ke bawah budget ekonomis," ungkapnya.
Baca Juga: Tukang Ojek Duel Lawan Begal yang Hendak Gasak Motornya di Cariu Bogor, Pelaku Ditangkap
Bahkan, ia menyebut, di lapaknya itu dari 130 ekor sapi asal Bima Nusa Tenggara Barat (NTB) hanya tersisa 5 ekor dengan kualitas harga ekonomis.
"Jadi secara penjualan sapi sekarang ini yang tertahan atau yang belum terjual itu rata-rata adalah di ukuran ekonomis antara Rp20 juta sampai Rp15 juta," terangnya.
Bahkan juga, menurut Holiludin meski saat ini stok sapi hampir habis di lapaknya itu, tetapi peminat sapi berukuran besar masih banyak dicari jelang Hari Raya Idul Adha.
Sehingga untuk memenuhi kebutuhan pembeli itu, dirinya mencarikan dengan cara membantu penjualan sapi yang diambil dari lapak lain.
"Satu minggu terkahir ini kami sudah fokus untuk membantu penjualan dari kandang yang notabennya adalah teman sama-sama dari Bima NTT," pungkasnya. (abl)
Editor : Eka Rahmawati