Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pemerintah dan Warga Kompak Tangkap Ikan Sapu-Sapu, Sungai Cileungsi Bogor Mulai Berangsur Pulih

Muhammad Ali • Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:00 WIB
Pemerintah dan warga saat melakukan penangkapan ikan sapu-sapu di Sungai Cileungsi Bogor. (Foto: Diskominfo for Radar Bogor)
Pemerintah dan warga saat melakukan penangkapan ikan sapu-sapu di Sungai Cileungsi Bogor. (Foto: Diskominfo for Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Pemkab Bogor melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Kecamatan Gunung Putri dan Cileungsi, serta masyarakat melakukan penangkapan ikan sapu-sapu di Sungai Cileungsi.

Kegiatan penangkapan ikan sapu-sapu itu dilakukan sebagai upaya menjaga kualitas ekosistem sungai, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kemitraan DLH Kabupaten Bogor, Muji Lestari mengatakan, kondisi sungai yang semakin baik diharapkan dapat kembali menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat.

“Harapannya dengan kegiatan ini, kita bisa memberikan motivasi dan kesadaran bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai," ujarnya kepada Radar Bogor, Sabtu 23 Mei 2026.

Ia menambahkan, masyarakat diharapkan tidak lagi membuang sampah ke sungai, mengurangi pencemaran limbah domestik langsung ke sungai.

Serta bersama-sama menjaga sungai yang melintasi wilayah permukiman agar kualitas air tetap terjaga dan menjadi ekosistem yang baik seperti semula.

Baca Juga: Berawal dari Kecurigaan Warga, Polisi Tangkap Dua Pria Diduga Pengguna dan Pengedar Sabu di Dramaga Bogor

Sementara itu, Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi dan Cikeas menjelaskan, kegiatan berlangsung di titik P2C atau pertemuan Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas yang bermuara menjadi Kali Bekasi.

Ia mengungkapkan, kondisi Sungai Cileungsi saat ini menunjukkan perubahan yang cukup signifikan dibanding beberapa tahun sebelumnya.

Jika dahulu warna air sungai dikenal hitam akibat pencemaran, kini kondisi air mulai tampak lebih jernih dan sehat.

“Alhamdulillah, 1,5 tahun terakhir sungai mulai terlihat bersih, sudah tidak hitam lagi. Bahkan ikan tawes dan mujair mulai muncul kembali. Ini menandakan kualitas air sungai semakin baik,” tuturnya.

Selain persoalan pencemaran, KP2C juga menyoroti pentingnya penanganan banjir di wilayah Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan di kawasan tersebut. (cr1)

Editor : Yosep Awaludin
#ikan sapu-sapu #pemkab bogor #ekosistem #sungai cileungsi