RADAR BOGOR - Aksi kriminal yang dilakukan MK alias Kecot (33) menggegerkan warga Tangerang dan Bogor.
Pelaku tega merampok mobil milik teman kencannya sendiri asal Kabupaten Bogor, setelah sebelumnya mengajak korban bertemu di wilayah Tangerang Selatan.
Tak hanya membawa kabur mobil, pelaku juga merampas ponsel korban dan menggunakan uang hasil kejahatan untuk main game online terlarang hingga bersenang-senang dengan perempuan.
Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya mengungkapkan, pelaku tidak beraksi sendirian.
Dalam menjalankan aksinya, Kecot dibantu dua rekannya yang kini masih buron, yakni Kapui alias Pupu dan Senet.
Mobil Korban Dijual Murah, Polisi Kejar Dua Pelaku Lain
Menurut AKP Dhady Arsya, mobil milik korban dijual dengan harga jauh di bawah pasaran.
Kendaraan tersebut dilepas oleh Kapui alias Pupu seharga Rp25 juta.
Sementara itu, ponsel iPhone 11 milik korban dibuang oleh tersangka Senet di kawasan Cicayur, Cisauk, Tangerang.
AKP Dhady Arsya menjelaskan, uang hasil penjualan kendaraan kemudian dibagi kepada para pelaku.
Kecot disebut menerima bagian paling besar, yakni Rp18 juta.
Sedangkan, Senet dan Kapui masing-masing memperoleh Rp3 juta.
Polisi juga mengungkap, uang tersebut dipakai pelaku untuk bermain game online terlarang dan berfoya-foya.
Baca Juga: Rezeki untuk KPM, Saldo BPNT Rp600 Ribu Mulai Masuk ke KKS BRI Sejak Dini Hari, Cek Selengkapnya
"Dipakai main perempuan juga," ucapnya kepada wartawan.
Bermula dari Janji Temu dan Iming-iming Bayaran Rp2 Juta
Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 19 Mei 2026 dini hari.
Sebelumnya, korban berinisial LA (29) datang dari Bogor menuju Tangerang untuk menemui Kecot setelah keduanya membuat janji bertemu.
AKP Dhady Arsya mengatakan, korban dan pelaku sempat pergi ke sebuah apartemen di kawasan Serpong, Tangerang Selatan.
Di lokasi tersebut, pelaku menjanjikan uang Rp2 juta kepada korban setelah melakukan hubungan intim sebanyak empat kali.
Namun, hingga keduanya keluar dari apartemen sekitar pukul 23.30 WIB, uang yang dijanjikan belum diberikan kepada korban.
Korban Ditodong Celurit dan Ditinggalkan di Jalan Sepi Cisauk
Setelah makan bersama, pelaku mengajak korban menuju wilayah Cisauk untuk menjemput rekannya bernama Senet.
Saat berada di dalam perjalanan, situasi berubah mencekam.
Menurut keterangan polisi, Kecot tiba-tiba merebut ponsel korban dan mengancam agar korban tidak melawan.
Ponsel tersebut kemudian diserahkan kepada Senet yang duduk di kursi belakang mobil.
Tak berhenti di situ, korban juga ditodong menggunakan celurit ke bagian leher dan perut.
Tangan korban kemudian diikat sebelum akhirnya ditinggalkan di pinggir jalan sepi di kawasan Cisauk, Kabupaten Tangerang.
Kecot Ditangkap di Hotel, Dua Rekan Masih Buron
Polisi berhasil menangkap Kecot pada Kamis, 21 Mei 2026 sekitar pukul 05.00 WIB di sebuah kamar hotel di wilayah Pagedangan, Tangerang.
Sementara itu, dua pelaku lainnya yakni Senet dan Kapui alias Pupu masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya memastikan pihaknya terus melakukan pengembangan guna memburu seluruh pelaku yang terlibat dalam kasus perampokan tersebut. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim