Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kesal Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki hingga Telan Korban, Warga Ciherang Dramaga Bogor Demo

Muhammad Ali • Minggu, 24 Mei 2026 | 17:56 WIB
Warga mengeluhkan jalan rusak di Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor yang tak kunjung diperbaiki. (Azis/Radar Bogor)
Warga mengeluhkan jalan rusak di Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor yang tak kunjung diperbaiki. (Azis/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Puluhan warga Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, melakukan aksi unjuk rasa sebagai bentuk protes terhadap kondisi Jalan Ciherang yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki, Minggu, 24 Mei 2026.

Dalam aksi tersebut, warga membentangkan sejumlah spanduk berisi tuntutan agar Pemerintah Kabupaten Bogor segera memperbaiki ruas jalan yang dinilai sudah membahayakan pengguna jalan.

Koordinator aksi, Eko, mengatakan aksi tersebut merupakan puncak keresahan masyarakat karena kerusakan jalan sudah banyak memakan korban kecelakaan.

“Korban bahkan ada ibu yang kehilangan bayinya karena keguguran,” ujar Eko kepada Radar Bogor.

Baca Juga: Jamaah Haji Bogor Fokus Pemulihan Jelang Puncak Haji di Arafah, Transportasi Sementara Dihentikan Hingga 31 Mei 2026

Menurutnya, kerusakan jalan sebenarnya sudah berlangsung cukup lama dan semakin parah dalam dua tahun terakhir. Selama ini, perbaikan hanya dilakukan dengan sistem tambal sulam, baik oleh pemerintah maupun swadaya masyarakat, sehingga tidak bertahan lama.

“Memang jalan ini sudah lama sekali belum diperbaiki, jadi kita cuma dapat janji-janjinya saja. Dari dulu sebenarnya memang sudah rusak, karena ditambal, ditambal, lalu ditambal lagi,” katanya.

Eko bahkan menyebut kondisi jalan saat ini sudah masuk kategori darurat. Ketika hujan turun, jalan dipenuhi lubang dan genangan air yang membahayakan pengendara roda dua maupun roda empat.

Baca Juga: Warga Tak Disarankan Bungkus Daging Kurban Pakai Plastik Hitam, Ini Penjelasan DKPP Kota Bogor

“Mungkin kita ternak ikan lele juga bisa ya, sudah parah banget, darurat lah,” sindirnya.

Ia menjelaskan, masyarakat sebenarnya sudah mendengar adanya rencana perbaikan jalan dari pemerintah yang dijadwalkan pada September 2026. Namun, hingga kini belum ada realisasi di lapangan.

“Harapannya cepat diperbaiki, jangan kita dipaksa menunggu sampai bulan sembilan, mudah-mudahan bulan depan juga bisa terealisasi,” ungkapnya.

Aksi kali ini menjadi demonstrasi kedua yang dilakukan warga. Sebelumnya, warga juga sempat menyuarakan keluhan melalui media sosial agar kondisi jalan mendapat perhatian pemerintah daerah.

Ia berharap pemerintah segera turun tangan dan mempercepat perbaikan sebelum kembali menimbulkan korban kecelakaan. (Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #jalan rusak #Ciherang #Dramaga