Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

311 Jiwa Terdampak Angin Kencang yang Terjang Rumpin Bogor, 92 Rumah di Desa Tamansari Rusak

Lucky Lukman Nul Hakim • Senin, 25 Mei 2026 | 09:29 WIB
Warga Kampung Parakanomas, Desa Tamansari, Rumpin Bogor memperbaiki sendiri atap yang rusak. (Nasir/ Radar Bogor)
Warga Kampung Parakanomas, Desa Tamansari, Rumpin Bogor memperbaiki sendiri atap yang rusak. (Nasir/ Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Bencana angin kencang menerjang Kampung Parakanomas, RW 01, Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor pada Sabtu, 24 Mei 2025 sekitar pukul 13.30 WIB. 

Cuaca ekstrem yang datang secara tiba-tiba itu membuat warga panik setelah atap rumah beterbangan dan sejumlah bangunan mengalami kerusakan cukup serius.

Peristiwa tersebut berdampak pada tiga RT di wilayah RW 01. 

Baca Juga: Tak Lagi di KRB dan Masjid Raya, Pelaksanaan Salat Idul Adha 2026 Tingkat Kota Bogor Bakal Digelar di Sini 

Kerusakan paling parah terjadi di RT 02, ketika puluhan rumah mengalami kerusakan berat akibat terpaan angin disertai hujan deras.

Kepala Desa Tamansari, Hazmi menjelaskan, total terdapat 78 kepala keluarga dengan 311 jiwa terdampak akibat bencana tersebut. 

Dari jumlah itu, sebanyak 92 rumah mengalami kerusakan dengan kondisi yang bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga berat.

Menurut Hazmi, di RT 01 terdapat 14 rumah rusak dengan 50 jiwa terdampak. 

Sementara di RT 02 tercatat 49 rumah terdampak dan 24 di antaranya mengalami rusak berat dengan total 204 jiwa terdampak. 

Adapun di RT 03, sebanyak 15 rumah mengalami kerusakan dan berdampak pada 57 jiwa.

Ia menyebutkan, kerusakan didominasi bagian atap rumah yang beterbangan serta dinding bangunan yang retak akibat terpaan angin kencang. 

Meski demikian, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Alhamdulillah tak ada korban jiwa," ucapnya kepada Radar Bogor, Senin 25 Mei 2025.

Warga Bergotong Royong Evakuasi dan Bersihkan Puing Rumah

Sesaat setelah angin mulai mereda, warga langsung bergerak membantu satu sama lain. 

Suasana gotong royong terlihat di seluruh wilayah terdampak, ketika warga yang rumahnya masih aman membantu membersihkan puing-puing bangunan serta mengevakuasi barang milik tetangga mereka.

Baca Juga: Pemerintah Sahkan Anggaran Penebalan Bansos Rp11,92 Triliun, Perum Bulog Siapkan Cadangan Beras 20 Kg untuk 33 Juta Jiwa

Sebagian keluarga yang rumahnya rusak berat untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat maupun tetangga terdekat. 

Kebersamaan warga menjadi kekuatan utama di tengah situasi darurat yang melanda kampung tersebut.

Pemerintah Desa Tamansari juga bergerak cepat melakukan pendataan korban dan menyalurkan bantuan darurat pada hari yang sama. 

Bantuan awal yang diberikan berupa dua karung beras, dua krat telur, serta lima dus mi instan untuk kebutuhan warga terdampak.

Hazmi mengatakan, bantuan tersebut merupakan langkah awal sambil menunggu bantuan lanjutan dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

BPBD Kabupaten Bogor Turun Tangan, Terpal Darurat Dibagikan

Sementara itu, Kepala Tim Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, mengatakan tim BPBD langsung menuju lokasi setelah menerima laporan kejadian angin kencang yang melanda Desa Tamansari pada Minggu, 24 Mei 2026 sekitar pukul 14.30 WIB.

Berdasarkan hasil kaji cepat Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor, sebanyak 75 rumah warga mengalami kerusakan di RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 01. 

Mayoritas kerusakan terjadi pada bagian atap dan genting rumah yang terlepas akibat terpaan angin.

Baca Juga: Como 1907 Milik Djarum Group Lolos Liga Champions, Klub Emil Audero Resmi Terdegradasi dari Serie A

Andi menjelaskan, hasil pendataan sementara menunjukkan satu rumah mengalami rusak sedang di RT 01. 

Selain itu, terdapat tujuh rumah rusak sedang dan 68 rumah rusak ringan yang tersebar di tiga RT tersebut.

Secara keseluruhan, sebanyak 85 kepala keluarga atau 333 jiwa terdampak dalam kejadian tersebut. 

Dua keluarga bahkan terpaksa mengungsi ke rumah saudara karena kondisi tempat tinggal mereka dinilai tidak aman untuk ditempati.

Tim BPBD Kabupaten Bogor tiba di lokasi sekitar pukul 20.00 WIB dan langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, serta warga setempat untuk penanganan darurat.

Selain melakukan pendataan, BPBD juga menyalurkan bantuan berupa terpal guna menutup sementara bagian atap rumah yang rusak. 

Petugas turut memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

Warga Mulai Perbaiki Rumah Secara Mandiri

Hingga malam hari, sebagian warga mulai memperbaiki rumah mereka secara mandiri dengan bantuan tetangga sekitar. 

Aktivitas gotong royong terus berlangsung demi mempercepat pemulihan pasca bencana.

Meski dilanda musibah, semangat kebersamaan masyarakat Desa Tamansari tetap terlihat kuat. 

Baca Juga: KKS BRI Mulai Dipenuhi Transfer Bansos BPNT Tahap Kedua 2026, KPM dengan Status SPM Masih Proses

Warga berharap, bantuan lanjutan segera datang agar proses perbaikan rumah yang rusak dapat dilakukan lebih cepat. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#Angin kencang Bogor #Rumah rusak Rumpin #Bencana Desa Tamansari #rumpin #bogor