Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sambut Idul Adha 1447 H, Warga Binaan Lapas Kelas IIA Cibinong Bogor Ikuti Renungan Spiritual dan Introspeksi Diri

Abilly Muhamad • Selasa, 26 Mei 2026 | 10:56 WIB
Warga Binaan Lapas Kelas IIA Cibinong saat mengikuti renungan intropeksi diri jelang hari Raya Idul Adha 1447 H. (Foto : Lapas Cibinong for Radar Bogor)
Warga Binaan Lapas Kelas IIA Cibinong saat mengikuti renungan intropeksi diri jelang hari Raya Idul Adha 1447 H. (Foto : Lapas Cibinong for Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Lapas Kelas IIA Cibinong menggelar kegiatan renungan spiritual bagi warga binaan sebagai bagian dari pembinaan mental dan keagamaan.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIA  Cibinong itu diisi dengan tausiyah, doa bersama, hingga refleksi tentang makna pengorbanan, keikhlasan, dan perubahan diri dalam kehidupan.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk pembinaan kepribadian yang bertujuan membangun karakter warga binaan Lapas Kelas IIA Cibinong agar lebih siap kembali ke tengah masyarakat setelah menjalani masa pidana.

Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, mengatakan momentum Iduladha dimanfaatkan untuk memperkuat nilai spiritual dan meningkatkan kesadaran diri warga binaan.

Menurutnya, Hari Raya Kurban bukan hanya tentang ibadah penyembelihan hewan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum bagi warga binaan untuk memperkuat keimanan, melakukan evaluasi diri, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,” ujar Wisnu, Selasa 25 Mei 2026.

Baca Juga: Cara Login SPMB Jabar 2026 dan Mendapatkan Akun Siswa, Ini Penjelasan Lengkapnya

Idul Adha Jadi Momentum Perubahan Diri

Dalam kegiatan tersebut, warga binaan juga diberikan pemahaman mengenai makna kurban yang lebih luas.

Kurban tidak hanya dimaknai sebagai penyembelihan hewan, tetapi juga simbol pengendalian diri dari sifat egois, amarah, dan kesombongan.

Selain itu, kegiatan ini mengajak warga binaan meninggalkan masa lalu yang kurang baik demi membangun kehidupan yang lebih positif di masa depan.

Salah satu warga binaan berinisial C mengaku kegiatan renungan spiritual tersebut memberikan makna mendalam bagi dirinya selama menjalani pembinaan di dalam lapas.

“Bagi kami, Iduladha menjadi pengingat bahwa setiap orang selalu memiliki kesempatan untuk berubah dan memperbaiki diri agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.

Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan

Melalui kegiatan pembinaan keagamaan tersebut, Lapas Kelas IIA Cibinong berharap nilai-nilai Iduladha mampu memperkuat kesadaran spiritual warga binaan sekaligus menumbuhkan optimisme dalam menjalani proses reintegrasi sosial.

Pembinaan ini juga diharapkan menjadi bekal penting bagi warga binaan agar mampu menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa hukuman.

Sebab pada hakikatnya, pengorbanan terbesar bukan hanya soal materi, melainkan kemampuan seseorang untuk mengalahkan ego dan memperbaiki dirinya demi masa depan yang lebih baik. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #Lapas Kelas IIA Cibinong #idul adha #warga binaan