RADAR BOGOR - Idul Adha mengundang antusias masyarakat dalam berkurban. Di Kampung dan Desa Cemplang, Cibungbulang, warga saling patungan selama satu tahun agar bisa berkurban dengan gotong royong.
Ketua panitia kurban Kampung Cemplang RT 04/01, Cibungbulang Ahmad Wahyudi mengatakan, bahwa warganya melaksanakan penyembelihan hewan sapi sebanyak 3 ekor pada hari raya kurban 1447 H tahun 2026 ini.
"Hewan kurban sebanyak 3 ekor sapi ini didapat dari sistem patungan sebesar Rp300 ribu per bulan," ungkapnya, Rabu 27 Mei 2026.
Selama satu tahun, kata Wahyudi, warga yang berniat untuk berkurban menyisihkan uangnya kepada panitia kurban.
Sehingga selama satu tahun, uang yang terkumpul untuk membeli hewan kurban yakni sebanyak Rp72 juta dengan total 3 ekor sapi.
"Untuk penerimanya, tercatat ada 400 warga yang akan diberikan daging kurban, satu orang satu bungkus sekitar 1 kilogram daging," terangnya.
Baca Juga: Wamendagri Bima Arya: Solidaritas Sosial Jadi Kunci Tekan Kemiskinan dan Kesenjangan di Kota Bogor
Menurutnya, sistem patungan dalam berkurban di Kampung Cemplang RT 04/01 Cibungbulang ini telah berjalan selama dua tahun.
Antusias masyarakat untuk berkurban pun dinilai meningkat berkat adanya sistem patungan tersebut.
"Sistem patungan sudah jalan dua tahun ini, tahun sebelumnya dua sapi. Dan rencananya di tahun depan sudah ada empat kloter yang sudah mendaftar, mudah-mudahan empat sapi untuk tahun depan," harap Wahyudi.
Sistem kurban yang mengedepankan gotong royong ini juga diadakan agar tidak memberatkan masyarakat yang hendak berkurban.
"Kita (panitia) memegang sendiri keuangannya dan bekerja sama dengan koperasi, sehingga uangnya aman dan tidak terpakai, langsung disetorkan ke koperasi," tandasnya. (cok)
Editor : Yosep Awaludin