RADAR BOGOR - Satu unit mobil jenis Toyota Avanza mengalami kecelakaan tunggal di Ruas Jalan Raya Jasinga–Tenjo, tepatnya di Kampung Sukamulya RT 01 RW 02, Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jumat 29 Mei 2026 sore.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.44 WIB itu sempat membuat warga sekitar panik setelah mobil berwarna silver tersebut tiba-tiba oleng dan menabrak warung serta dua gerobak milik warga.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Namun, sejumlah fasilitas milik warga mengalami kerusakan akibat kerasnya benturan kendaraan.
Diduga Pengemudi Mengantuk Saat Berkendara
Kapolsek Tenjo, Iptu Hendrik Hartono membenarkan, adanya kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi dalam kondisi mengantuk saat berkendara.
“Benar, telah terjadi kecelakaan tunggal di wilayah Tenjo. Dugaan sementara, pengemudi mengalami kelelahan atau mengantuk sehingga kendaraan kehilangan kendali,” ujar Hendrik Hartono saat dikonfirmasi Radar Bogor, Jumat malam.
Menurut keterangan pihak kepolisian, kendaraan Toyota Avanza bernomor polisi DA 1232 HN itu melaju dari arah Tangerang menuju jalur Jasinga–Tenjo.
Pengemudi diketahui bernama NG Cin Tai. Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan tiba-tiba bergerak tidak terkendali hingga akhirnya menghantam dua gerobak dan bangunan warung milik warga setempat.
Warga Sempat Kaget Mendengar Suara Benturan Keras
Suasana Kampung Sukamulya mendadak heboh setelah terdengar suara benturan keras dari pinggir jalan raya. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berhamburan keluar untuk melihat kondisi kecelakaan.
Dengan cepat, sejumlah warga kemudian ikut membantu mengevakuasi pengemudi dan memastikan tidak ada korban lain di sekitar lokasi kejadian.
Meski tidak menimbulkan korban luka maupun korban jiwa, kecelakaan tersebut menyebabkan kerugian materiil pada bangunan warung dan gerobak warga yang rusak akibat tertabrak kendaraan.
Polisi Imbau Pengendara Istirahat Jika Mengantuk
Kapolsek Tenjo, Iptu Hendrik Hartono mengimbau, seluruh pengendara agar tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh lelah atau mengantuk, terutama ketika melintas di jalur padat kendaraan.
Ia menegaskan, faktor kelelahan menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di jalan raya.
“Jika merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya menepi dan beristirahat terlebih dahulu demi keselamatan bersama,” tegasnya. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim