RADAR BOGOR - Peresmian Skywalk Tegar Beriman yang dirangkaikan dengan kegiatan Car Free Night (CFN) Istimewa dalam perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 berlangsung semarak pada Sabtu, 30 Mei 2026 malam.
Ribuan warga memadati kawasan Jalan Tegar Beriman, Cibinong, khususnya di sekitar Skywalk yang menjadi pusat kegiatan. Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal acara hingga malam hari.
Beragam hiburan disuguhkan untuk para pengunjung, mulai dari pertunjukan seni dan budaya hingga penampilan musik. Di sisi lain, deretan stan UMKM yang menawarkan aneka kuliner dan produk lokal turut menjadi daya tarik bagi masyarakat yang hadir.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar CFN Istimewa sebagai bagian dari rangkaian peringatan HJB ke-544 sekaligus menandai peresmian Skywalk atau Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tegar Beriman.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika sebelumnya menyampaikan CFN Istimewa tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki daerah.
Menurut Ajat, kegiatan tersebut menjadi wadah berkumpulnya pelaku UMKM, seniman, dan komunitas budaya dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor untuk menampilkan karya dan kreativitas mereka dalam satu panggung bersama.
Ia menambahkan, salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah peluncuran resmi Skywalk Tegar Beriman yang berada di depan Kompleks Pemerintah Kabupaten Bogor.
Keberadaan Skywalk, lanjutnya, akan dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas dan panggung berbagai pertunjukan seni maupun hiburan bagi masyarakat.
“Skywalk nantinya dimanfaatkan sebagai panggung utama berbagai pertunjukan seni dan hiburan,” kata Ajat.
Pemkab Bogor berharap fasilitas tersebut dapat berkembang menjadi ikon baru kawasan Tegar Beriman sekaligus ruang publik yang memberi manfaat luas bagi warga.
Selain menjadi sarana berekspresi bagi pelaku seni dan budaya, kegiatan CFN Istimewa juga diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang membuka lapak di lokasi acara.
Ajat turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila penyelenggaraan kegiatan tersebut menimbulkan gangguan bagi pengguna jalan. Meski demikian, pemerintah telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas dan memastikan jalur lambat tetap dapat digunakan kendaraan.
Editor : Eka Rahmawati