RADAR BOGOR – Semangat menyambut Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 diwujudkan melalui kegiatan Gowes Napak Tilas Bogor yang digelar Pemkab Bogor, Selasa 2 Juni 2026.
Ratusan pesepeda mengikuti Gowes Napak Tilas bersejarah sejauh sekitar 64 kilometer dari Pendopo Bupati Bogor di Cibinong menuju Pendopo Malasari, Kecamatan Nanggung.
Gowes Napak Tilas tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga bagian dari upaya mengenalkan sejarah, budaya, serta potensi alam Kabupaten Bogor kepada masyarakat.
Gowes Napak Tilas Bogor menjadi salah satu rangkaian peringatan HJB ke-544 yang mengajak peserta menyusuri kawasan-kawasan yang memiliki nilai historis dan keindahan alam khas Bumi Tegar Beriman.
Pelepasan peserta dilakukan langsung dari Pendopo Bupati Bogor. Sejak pagi, ratusan goweser tampak antusias mengikuti perjalanan yang telah disiapkan sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang sejarah Kabupaten Bogor.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan bahwa Gowes Napak Tilas Bogor memiliki makna yang lebih luas dibandingkan sekadar aktivitas bersepeda.
Baca Juga: Penerima Bansos PKH dan BPNT Wajib Berada di Desil 1-4, Kenali Penyebab Rekening Anda Tetap Kosong
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengingat kembali perjalanan sejarah Kabupaten Bogor sekaligus memperkuat kebersamaan antarwarga yang turut ambil bagian dalam perayaan Hari Jadi Bogor.
“Gowes Napak Tilas ini bukan hanya olahraga, tetapi juga perjalanan yang sarat makna. Melalui rute yang dilalui, peserta diajak mengenang sejarah Kabupaten Bogor sekaligus menikmati panorama alam dan kebersamaan yang tercipta selama perjalanan,” kata Ajat.
Ia menjelaskan, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga dan kecintaan masyarakat terhadap Kabupaten Bogor yang terus berkembang tanpa meninggalkan akar sejarah dan budayanya.
“Perjalanan ini menjadi pengingat akan identitas dan sejarah panjang Kabupaten Bogor. Kami berharap kegiatan seperti ini semakin memperkuat kepedulian masyarakat untuk menjaga serta mencintai Kabupaten Bogor yang memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan alam yang sangat berharga,” ujarnya.
Selain menjadi wadah mempererat silaturahmi antar peserta, Gowes Napak Tilas Bogor juga dimanfaatkan sebagai media promosi berbagai potensi daerah yang dimiliki Kabupaten Bogor.
Sepanjang perjalanan, peserta diajak melintasi sejumlah wilayah yang memiliki nilai historis sekaligus menyuguhkan pemandangan alam yang menjadi daya tarik Kabupaten Bogor.
Melalui semangat kebersamaan, olahraga, dan pelestarian sejarah, kegiatan Gowes Napak Tilas Bogor diharapkan mampu memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap daerahnya serta menjadi bagian dari kemeriahan menyambut Hari Jadi Bogor ke-544. (abl)
Editor : Yosep Awaludin