Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

HJB ke-544 di Desa Malasari Berlangsung Meriah, Rudy Susmanto Ungkap Sejarah dan Potensi Besar Nanggung

Septi Nulawam Harahap • Rabu, 3 Juni 2026 | 13:43 WIB
Suasana peringatan HJB ke 544 di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor, Rabu 3 Juni 2026. (Foto : Hendi Novian/Radar Bogor)
Suasana peringatan HJB ke 544 di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor, Rabu 3 Juni 2026. (Foto : Hendi Novian/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Puncak perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang dipusatkan di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, berlangsung semarak dan penuh khidmat pada Rabu 3 Juni 2026.

Ribuan warga dari berbagai wilayah Kabupaten Bogor memadati Lapangan Citalahab untuk mengikuti rangkaian acara HJB k3 544 yang sarat nilai sejarah dan budaya.

Sejak pagi hari, masyarakat tampak antusias menghadiri peringatan HJB ke-544 yang untuk pertama kalinya digelar di kawasan barat Kabupaten Bogor.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi Desa Malasari sekaligus mengingat kembali jejak sejarah lahirnya Bogor.

Rangkaian acara diawali dengan upacara peringatan Hari Jadi Bogor yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB di Lapangan Citalahab.

Suasana semakin meriah dengan berbagai atraksi yang menghibur masyarakat. Mulai dari pertunjukan paramotor, pawai andong, hingga drama kolosal bertema perjuangan masa penjajahan yang diperagakan oleh personel TNI.

Baca Juga: Dicopot dari Jabatan Kepala BGN, Respons Dadan Hindayana Justru Tak Terduga

Selain masyarakat umum, acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh penting yang pernah memimpin Kabupaten Bogor. Di antaranya mantan Bupati Bogor Ade Yasin, Asmawa Tosepu, dan Bachril Bakri.

Turut hadir pula mantan Wakil Bupati Bogor Albert Pribadi dan Karyawan Faturahman, serta mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin.

Rudy Susmanto: Malasari Memiliki Nilai Sejarah Besar

Dalam sambutannya, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang hadir dan ikut menyukseskan puncak peringatan HJB ke-544.

Menurutnya, kehadiran warga dari berbagai penjuru Kabupaten Bogor menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pembangunan daerah.

“Tanpa semangat dan niat yang kuat untuk membangun daerah, tentu tidak mudah bagi kita semua datang ke Desa Malasari yang berada di wilayah paling barat Kabupaten Bogor dan berbatasan langsung dengan Lebak serta Sukabumi,” ujar Rudy.

Ia menjelaskan bahwa pemilihan Desa Malasari sebagai lokasi utama peringatan HJB bukan tanpa alasan.

Kawasan tersebut memiliki nilai historis yang sangat penting dalam perjalanan pemerintahan Bogor.

Menurut Rudy, Desa Malasari merupakan salah satu titik awal perkembangan wilayah yang kini menjadi Kabupaten Bogor, Kota Bogor, hingga Kota Depok.

“Wilayah ini memiliki sejarah panjang. Bupati pertama Bogor, Raden Ipik Gandamanah, pernah menjalankan tugas pemerintahan dari Desa Malasari. Bahkan saat itu beliau juga mengemban tugas sebagai pelaksana Bupati Lebak,” ungkapnya.

Pemkab Bogor Fokus Percepat Pembangunan Malasari

Selain memiliki nilai sejarah, Rudy menilai Desa Malasari juga menyimpan potensi wisata alam dan kekayaan lingkungan yang luar biasa.

Baca Juga: Dicopot dari Jabatan Kepala BGN, Respons Dadan Hindayana Justru Tak Terduga

Keindahan alam yang masih terjaga menjadi salah satu alasan Pemerintah Kabupaten Bogor ingin memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan kawasan tersebut.

Pemkab Bogor berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur, termasuk akses jalan, layanan kesehatan, hingga fasilitas pendidikan demi mendukung kemajuan masyarakat setempat.

Pada momentum Hari Jadi Bogor ke-544 ini, Rudy mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melanjutkan semangat pembangunan yang telah dirintis para pemimpin sebelumnya.

“Kami ingin menjadikan peringatan HJB ini sebagai titik penguat komitmen bersama untuk melanjutkan perjuangan para bupati dan wakil bupati terdahulu dalam membangun Desa Malasari serta wilayah Kabupaten Bogor secara keseluruhan,” tegasnya.

Peringatan HJB ke-544 di Desa Malasari tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga simbol komitmen Pemkab Bogor dalam memperluas pembangunan hingga ke wilayah-wilayah yang memiliki nilai sejarah dan potensi strategis bagi masa depan daerah. (cok)

Editor : Yosep Awaludin
#ribuan warga #HJB ke 544 #malasari #kabupaten bogor