RADAR BOGOR – Lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kabupaten Bogor terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan kuantitas mutu pendidikan bagi warga masyarakat, komitmen tersebut disampaikan pada Kamis, 4 Juni 2026.
Humas Koperasi PKBM Kabupaten Bogor, Agung Udiyanto, mengatakan saat ini pihaknya sedang membuka pendaftaran calon siswa-siswi yang ingin bergabung di PKBM yang tersebar di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor untuk Tahun Ajaran 2026/2027.
“Pendaftaran ini kita buka secara umum, tanpa dipungut biaya dan batas usia maksimal 24 tahun,” ujar Agung Kamis. 4 Juni 2026.
Baca Juga: Investasi Jangka Panjang, PCNU Kota Bogor Salurkan Beasiswa untuk Mahasiswa Al-AzharBaca Juga: Investasi Jangka Panjang, PCNU Kota Bogor Salurkan Beasiswa untuk Mahasiswa Al-Azhar
Ia menuturkan, PKBM berperan membantu pemerintah daerah, khususnya Kabupaten Bogor, dalam mencegah dan menekan angka anak putus sekolah maupun anak tidak sekolah.
Agung mengungkapkan bahwa hal tersebut merupakan komitmen pihaknya untuk membantu Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menangani angka putus sekolah.
“Kita harap dengan cara ini dapat menekan angka anak putus sekolah atau anak tidak sekolah,” ucapnya.
Tekan Angka Putus Sekolah
Sebelumnya, Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengakui bahwa masih banyak anak putus sekolah di berbagai wilayah Bumi Tegar Beriman. Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk turut membantu menangani persoalan tersebut.
“Kami bersama Pak Wakil Bupati menjabat kurang lebih 1 tahun 2 bulan, kami sadar diri bahwa Kabupaten Bogor merupakan kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia dan masih ada rakyat kami yang kurang mampu, masih ada stunting, masih ada anak-anak yang putus sekolah,” kata Rudy.
Menurutnya, Kabupaten Bogor harus bangkit dan dibangun bersama-sama, bukan hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga dari sisi sumber daya manusia, dari utara hingga selatan, serta dari barat hingga timur.
“Tentunya kami butuh dukungan, kami butuh bantuan, Ayo kita bangkit bersama-sama bahwa Bogor punya masa depan yang jauh lebih baik,” tutupnya. (Cr1)
Editor : Eka Rahmawati