RADAR BOGOR – Tumpukan sampah yang diduga terbawa aliran dari wilayah Kota Bogor sempat memenuhi aliran Kali Baru di kawasan Jembatan Villa Asia, Bojonggede, Kabupaten Bogor.
Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama petugas terkait bergerak melakukan pembersihan sampah di Bojonggede itu.
Warga Bojonggede Bogor setempat, Ramasusanti (58), mengungkapkan tumpukan sampah mulai terlihat sejak Kamis, 4 Juni 2026 pagi, dan terus bertambah hingga menutupi sebagian besar permukaan aliran sungai.
Baca Juga: Bukan Cuma BLT Dana Desa Rp300 Ribu Per Bulan, Bansos Tunai Ini Juga Terpantau Cair Awal Juni 2026
“Awalnya sampah mulai terlihat sedikit, tetapi siangnya sudah penuh. Banyak gabus dan berbagai jenis sampah yang menumpuk,” ujarnya, Jumat, 5 Juni 2026.
Menurutnya, kondisi kali kali ini merupakan yang terparah dibandingkan kejadian-kejadian sebelumnya. Jika biasanya aliran air masih terlihat meski terdapat sampah, kali ini permukaan sungai hampir seluruhnya tertutup oleh tumpukan sampah.
“Biasanya masih terlihat airnya, tetapi kemarin benar-benar tertutup sampah,” katanya.
Baca Juga: Selamat Bansos BLT Dana Desa Dikabarkan Cair Awal Juni 2026, Begini Cara KPM Ambil Uang Bantuan
Meski demikian, petugas langsung bergerak melakukan pembersihan sejak pagi hari untuk mengurangi tumpukan yang menghambat aliran air.
Sementara itu, Camat Bojonggede, Tenny Ramdhani, menjelaskan bahwa sampah yang menumpuk di wilayahnya diduga berasal dari kawasan Kali Baru Waringin Jaya, Kota Bogor.
“Material sampah ini terbawa dari arah Kota Bogor,” ujarnya.
Menurut Tenny, penumpukan sampah terjadi setelah adanya kegiatan normalisasi Kali Baru Waringin Jaya yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane Provinsi Jawa Barat.
Baca Juga: Tampil Percaya Diri, Anak Difabel Curi Perhatian di Pameran Golok Pusaka Pasar Sukasari Kota Bogor
Ia menilai proses pembersihan di wilayah hulu menyebabkan sampah terdorong ke arah hilir dan akhirnya tersangkut di kawasan Bojonggede.
“Ketika sampah didorong dari wilayah Waringin Jaya, akhirnya menumpuk dan menyumbat aliran di wilayah Bojonggede,” jelasnya.
Tenny juga menyayangkan minimnya koordinasi terkait kegiatan normalisasi tersebut dengan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Meski demikian, proses penanganan terus dilakukan. Petugas PSDA bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor dikerahkan untuk membersihkan dan mengangkut sampah yang menumpuk.
“Pembersihan sudah dilakukan sejak pagi secara bertahap. DLH juga membantu proses pengangkutan sampah agar aliran kembali normal,” pungkasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga