Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Markas Mantan Kepala BGN di Sentul Bogor Sempat Dikeluhkan Warga, Dulu Ramai Kini Kosong Melompong

Muhammad Ali • Minggu, 7 Juni 2026 | 17:43 WIB
Suasana rumah kontrakan yang sempat dijadikan markas oleh mantan Kepala BGN Dadan Hindayana di kawasan Sentul City, Babakan Madang, Kabupaten Bogor. (Muhammad Ali/Radar Bogor)
Suasana rumah kontrakan yang sempat dijadikan markas oleh mantan Kepala BGN Dadan Hindayana di kawasan Sentul City, Babakan Madang, Kabupaten Bogor. (Muhammad Ali/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Angin berembus pelan di kawasan Cluster Hilltop, Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Minggu, 7 Juni 2026.

Deretan rumah mewah berdiri rapi di sepanjang Jalan Alpen Rossa tetapi di antara bangunan-bangunan itu, sebuah rumah dua lantai tanpa pagar tampak berbeda. Halamannya lengang, pintunya tertutup rapat, dan tak terlihat satu pun kendaraan terparkir di depannya.

Sulit membayangkan bahwa rumah di Nomor 19 itu beberapa bulan lalu nyaris tak pernah sepi dari kedatangan tamu, mobil keluar-masuk silih berganti, terutama pada hari kerja.

Bahkan aktivitas yang berlangsung di kawasan Sentul itu sempat memicu keluhan warga karena kendaraan yang parkir kerap mengganggu akses jalan lingkungan.

Baca Juga: Pengendara Motor Viral Melakukan Aksi Tak Senonoh saat Berkendara di Tanah Sareal Kota Bogor

Rumah itu belakangan diketahui merupakan kontrakan yang digunakan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, lokasi tersebut juga menjadi sorotan setelah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan terkait penyidikan dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu, 3 Juni 2026 dini hari lalu.

Ramai Sejak Ditempati Dadan Hindayana

Petugas keamanan kawasan, Said, mengatakan rumah tersebut mulai ramai sejak ditempati Dadan Hindayana sekitar tiga bulan terakhir dan menurutnya, aktivitas keluar-masuk kendaraan dan tamu terjadi hampir setiap pekan.

“Ramai terus, setiap weekday seminggu dua kali, biasanya hari Rabu sama Jumat malam,” ujarnya saat berbincang dengan Radar Bogor di depan rumah kontrakan mantan Kepala BGN, Minggu, 7 Juni 2026.

Keramaian itu bahkan sempat menjadi perhatian warga sekitar, sejumlah kendaraan yang datang disebut kerap parkir di badan jalan hingga mengganggu akses penghuni lain.

“Warga suka komplain karena mobil yang parkir suka menghalangi jalan,” kata Said.

Meski sering melihat aktivitas di rumah tersebut, Said mengaku tidak mengetahui secara langsung sosok Dadan Hindayana dan hanya mengetahui rumah tersebut merupakan kontrakan yang digunakan sebagai tempat berkumpul.

“Rumah aslinya di Kota Bogor, Kecamatan Tanah Sareal, ini cuma vilanya, di sini dia ngontrak,” ucapnya.

Said juga menjadi salah satu orang yang mendampingi penyidik saat melakukan penggeledahan dan mengaku terlebih dahulu memeriksa identitas dan surat tugas petugas yang datang ke lokasi.

“Saya lihat identitasnya, saya cek surat tugasnya, ternyata penyidik,” ungkapnya.

Menurutnya, rombongan yang datang menggunakan dua kendaraan dengan jumlah sekitar enam orang yang diduga terdiri atas tiga penyidik dan tiga anggota TNI.

Selama proses penggeledahan berlangsung, penyidik memeriksa sejumlah ruangan di dalam rumah dan dari pengamatannya, sebagian besar dokumen yang diperiksa berada di lantai dua.

“Di atas kebanyakan berkas-berkas, kalau barang lainnya, banyak yang punya pemilik rumah,” imbuhnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa selama rumah tersebut ditempati, terdapat dua orang yang dipercaya untuk mengurus dan menjaga lokasi tetapi setelah kasus yang menjerat Dadan mencuat, keduanya tidak lagi terlihat.

“Ada yang nunggu, yang ngurus rumah, yang dipercayakan sekarang sudah tidak ada lagi, sudah tidak dijaga,” tuturnya.

Kini, suasana rumah yang dahulu ramai itu berubah drastis, tidak ada lagi kendaraan yang memenuhi sisi jalan, tidak ada lagi tamu yang datang silih berganti dan rumah tersebut tampak kosong, nyaris tanpa aktivitas.

Kesunyian yang kini menyelimuti rumah di Jalan Alpen Rossa Nomor 19 itu menjadi kontras dengan kondisi beberapa bulan lalu, dari lokasi yang sempat ramai dan menjadi perbincangan warga sekitar, kini hanya tersisa bangunan kosong yang berdiri tenang di sudut kawasan Sentul City. (Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #sentul #BGN