Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Alisa Khadijah ICMI Kabupaten Bogor Gelar Kajian Istimewa di Masjid Baitul Faizin, Luncurkan Kios Semir Sepatu

Abilly Muhamad • Senin, 8 Juni 2026 | 16:17 WIB
Alisa Khadijah ICMI Kabupaten Bogor menggelar kajian istimewa dalam memperingati HJB Bogor ke-544 di Masjid Agung Baitul Faidzin. (Aziz/Radar Bogor)
Alisa Khadijah ICMI Kabupaten Bogor menggelar kajian istimewa dalam memperingati HJB Bogor ke-544 di Masjid Agung Baitul Faidzin. (Aziz/Radar Bogor)
RADAR BOGOR - Alisa Khadijah ICMI Kabupaten Bogor menggelar kajian istimewa dalam rangka peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke 544. Selain kajian, Alisa Khadijah juga meluncurkan kios semir sepatu di Masjid Agung Baitul Faizin, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Kegiatan kajian istimewa bertajuk tema "Muslimah Berdaya, Berdampak Nyata dan Berakhlak Mulia" yang diisi oleh Ustadz KH Taufiqurrahman dihadiri oleh ribuan jamaah Bogor hingga luar Bogor.

Ketua Alisa Khadijah Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Kabupaten Bogor, Hj Dewi Puspasari menjelaskan kajian istimewa ini dalam rangka memperingati HJB ke-544 Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Melalui PP Nomor 20 Tahun 2026, DJP Tegaskan Komitmen Dukung UMKM Naik Kelas

Kegiatan ini, merupakan bentuk kolaborasi antara Alisa Khadijah ICMI, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid (BKMM) Kabupaten Bogor.

"Kegiatan istimewa memperingati HJB ke 544 Kabupaten Bogor kolaborasi antara Alisa Khadijah dengan DMI, DKM Masjid Baitul Faidzin dan BKMM," ujar Dewi, Senin, 8 Juni 2026.

Selain melaksanakan kajian, pada momen itu juga, Alisa Khadijah ICMI Kabupaten Bogor meresmikan kios semir sepatu.

Peresmian kios semir sepatu itu, merupakan dari program Alisa Khadijah. Program itu pertama, pemberdayaan kemakmuran masjid, kedua pengusaha perempuan memberikan manfaat kepada perempuan lain dan ketiga adalah masjid sebagai ruang edukasi.

"Harapannya masjid di mana pun dapat berdaya sendiri kemudian perempuan juga dapat berdaya dan kami memberikan training-training disaat ekonomi yang tidak baik-baik saja, kami dapat membuka lapangan pekerjaan untuk para perempuan," jelasnya.

Ia menambahkan, peresmian kios semir sepatu ini juga kerjasama dengan cleansheet. Sebanyak tiga masjid telah dijadikan percontohan.

"Bagaimana misalnya ada orang yang sedang ke masjid mau semir sepatu bisa sambil salat sepatunya disemir," tuturnya.

Sehingga, kata dia, dengan adanya kios semir sepatu ini bisa mendapatkan pendapatan yang nantinya masuk ke pengurus masjid dan marbot.

Sementara, Ketua DMI Kabupaten Bogor, H.Tb.Irwan Kurniawan menyampaikan apresiasi dengan adanya kegiatan kajian istimewa dan peluncuran kios semir di masjid.

Menurutnya, ini merupakan langkah awal untuk menjadikan persatuan antara organisasi muslimah.

"Selama ini kan kegiatan itu mereka lakukan sendiri-sendiri organisasi keagamaan. Dengan adanya kajian ini, semua diundang semua dilibatkan," ujarnya.

Bahkan, ia menyebut, ini juga menjadi mercusuar sebagai perekat persatuan muslimah di Kabupaten Bogor. Sehingga, ia berharap hal ini bisa dilakukan secara berkelanjutan.

"Karena peran wanita itu sangat penting, tidak hanya mengisi rumah tangganya saja, tapi bagaimana wanita ini turut serta dalam pembangunan di Kabupaten Bogor," ungkapnya.

Kemudian, ia juga menyebut, terkait pemberian clean sheet semir sepatu di Masjid Baitul Faidzin dari Alisa Khadijah, merupakan bentuk bantuan untuk pemberdayaan para marbot di masjid.

"Inikan salah satu program, sebenarnya program kemasjidan. Bahwa masjid itu selama ini masyarakat menganggap bahwa masjid itu hanya sebagai tempat ibadah makhluk, yaitu salat, ngaji, dzikir, tapi di samping juga masjid itu punya peran penting sebagai pusat pemberdayaan umat, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, terpusat di masjid itu," terangnya.

Pada kesempatan yang sama Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bogor, H. Agus Salim mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor, menyampaikan, rasa syukur atas kegiatan kajian istimewa, karena semuanya ikut andil memakmurkan Masjid Baitul Faidzin dalam kegiatan Kajian Istimewa Alisa Khadijah.

Saat kajian berlangsung, ada yang spesial yaitu, para organisasi majelis taklim memakai kerudung berbeda, artinya hal itu menunjukan kekompakan bersama.

"Maka dari itu, khususnya para muslimah terus berdaya, terus berkarya, insyaallah langkah-langkah kita akan jadi langkah untuk memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten Bogor," ungkap Agus Salim. (abl)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #HJB #icmi #Alisa Khadijah #kajian