Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Soal Penghapusan Rekrutmen Honorer, Pemkab Bogor Tegaskan Ikuti Kebijakan Pusat

Abilly Muhamad • Rabu, 10 Juni 2026 | 12:40 WIB
Bupati Bogor Rudy Susmanto saat menyampaikan keterangan kepada wartawan. Pihaknya mengikuti kebijakan pusat soal penghentian rekrutmen tenaga honorer. (Muhammad Ali/Radar Bogor)
Bupati Bogor Rudy Susmanto saat menyampaikan keterangan kepada wartawan. Pihaknya mengikuti kebijakan pusat soal penghentian rekrutmen tenaga honorer. (Muhammad Ali/Radar Bogor)
 
RADAR BOGOR – Pemkab Bogor menegaskan akan mengikuti seluruh kebijakan pemerintah pusat terkait rencana penghentian rekrutmen tenaga honorer di lingkungan pemerintahan daerah.

Langkah ini merespons arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang meminta pemerintah daerah untuk tidak lagi melakukan perekrutan tenaga honorer baru karena dinilai dapat membebani anggaran belanja pegawai di daerah.

Pemkab Bogor Siap Ikuti Aturan Pemerintah Pusat

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti setiap keputusan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat tanpa terkecuali. Termasuk soal tenaga honorer.

Menurutnya, kebijakan daerah akan selalu diselaraskan dengan arahan nasional sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan pusat.

“Pemkab Bogor akan selalu menyesuaikan dan menjalankan kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat,” ujar Rudy dengan parafrase, Rabu 10 Juni 2026.

Fokus Penyelesaian Status Pegawai Paruh Waktu

Di sisi lain, Pemkab Bogor saat ini juga tengah memprioritaskan penyelesaian status tenaga paruh waktu yang akan dialihkan menjadi pegawai penuh waktu.

Baca Juga: Angetin Malam yang Dingin, Ini 5 Rekomendasi Nasi Goreng di Garut yang Harus Masuk Daftar Kuliner Favoritmu

Rudy menjelaskan bahwa proses tersebut menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah sebelum melangkah pada kebijakan baru terkait tenaga kerja di lingkungan Pemkab Bogor.

Ia menegaskan, apabila ada kebijakan lanjutan mengenai pengangkatan pegawai paruh waktu menjadi penuh waktu, Pemkab Bogor siap menjalankannya sesuai kemampuan fiskal daerah.

Pastikan Hak Pegawai Tetap Terpenuhi

Lebih lanjut, Rudy memastikan bahwa Pemkab Bogor tetap berkomitmen menjaga kewajiban pembayaran gaji bagi seluruh pegawai tanpa adanya penundaan.

Ia juga menyebutkan bahwa sekitar 9.000 tenaga paruh waktu yang sebelumnya telah dilantik menjadi pegawai penuh waktu akan tetap menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah.

“Pemkab Bogor berkomitmen menjalankan kebijakan pusat, namun tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah. Untuk pengangkatan pegawai paruh waktu menjadi penuh waktu, kami siap melaksanakannya,” jelasnya.

Komitmen Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah

Baca Juga: Harga BBM Non Subsidi Pertamax Meroket, Ojol di Kota Bogor Tepuk Jidat

Dengan adanya rencana penghentian rekrutmen tenaga honorer, Pemkab Bogor menegaskan komitmennya untuk tetap berada dalam koridor kebijakan nasional sekaligus menjaga stabilitas pengelolaan aparatur dan keuangan daerah.

Kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan sistem kepegawaian yang lebih tertata, efisien, dan berkelanjutan di lingkungan pemerintah daerah. (abl)

Editor : Yosep Awaludin
#Rudy Susmanto #tenaga honorer #pemkab bogor #mendagri