Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

RSUD Dr KH Idham Chalid Ciawi Bogor Gelar Webinar Nasional TBC, Perkuat Langkah Menuju Eliminasi Tuberkulosis

Abilly Muhamad • Jumat, 12 Juni 2026 | 21:45 WIB
Flyer webinar RSUD DR KH Idham Chalid Ciawi tentang strategi pengendalian Tuberkolosis berbasis integrasi layanan dan penguatan kepatuhan pasien. Foto: Dok Pribadi.
Flyer webinar RSUD Dr KH Idham Chalid Ciawi Bogor tentang strategi pengendalian Tuberkolosis berbasis integrasi layanan dan penguatan kepatuhan pasien. Foto: Dok Pribadi.

RADAR BOGOR – RSUD Dr KH Idham Chalid Ciawi Bogor menggelar webinar nasional pengendalian Tuberkulosis (TBC) sebagai bagian dari upaya mendukung target Indonesia bebas TBC.

Kegiatan RSUD Dr KH Idham Chalid Ciawi Bogor ini menghadirkan tenaga kesehatan, akademisi, hingga pemangku kepentingan di sektor kesehatan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Webinar di RSUD Dr KH Idham Chalid Ciawi Bogor tersebut menjadi ruang penguatan edukasi sekaligus sinergi dalam meningkatkan keberhasilan pengobatan, pencegahan, serta pengendalian TBC di masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, menegaskan bahwa TBC masih menjadi tantangan serius kesehatan masyarakat yang membutuhkan keterlibatan seluruh pihak secara berkelanjutan.

Ia menekankan bahwa kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan hingga tuntas menjadi kunci utama keberhasilan terapi, sekaligus upaya mencegah penularan dan resistensi obat.

“Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor mendukung penuh pengendalian TBC untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan dan mencegah putus obat. Kolaborasi semua pihak sangat penting untuk mempercepat eliminasi TBC,” ujar Fusia, Jumat (12/6/2026).

Sementara itu, Plt Direktur RSUD DR. KH Idham Chalid Ciawi, Warman, menegaskan komitmen rumah sakit sebagai fasilitas rujukan yang terus meningkatkan layanan TBC yang komprehensif, bermutu, dan berorientasi pada pasien.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan lingkungan sosial dalam mendorong pasien agar menjalani pengobatan tanpa rasa takut maupun stigma.

“RSUD Idham Chalid Ciawi berkomitmen memperkuat layanan TBC yang berkualitas dan ramah pasien. Kami juga mengajak masyarakat untuk menghilangkan stigma terhadap penderita TBC,” kata Warman.

Menurutnya, stigma sosial masih menjadi salah satu hambatan utama yang membuat pasien enggan memeriksakan diri maupun menjalani pengobatan secara terbuka.

Warman menambahkan, rumah sakit terus mengembangkan sistem layanan TBC melalui monitoring kepatuhan pasien, integrasi layanan yang lebih efektif, serta pemanfaatan teknologi digital untuk pendampingan berkelanjutan.

Dalam sesi ilmiah, peserta webinar juga mendapatkan pemaparan mengenai strategi pengendalian TBC, termasuk penguatan peran Pengawas Menelan Obat (PMO) sebagai pendamping pasien agar pengobatan berjalan tuntas.

Selain itu, dibahas pula penerapan etika batuk dan langkah pencegahan di fasilitas kesehatan sebagai upaya memutus rantai penularan TBC.

Melalui kegiatan ini, RSUD Idham Chalid Ciawi menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyedia layanan kesehatan rujukan, tetapi juga sebagai institusi yang aktif dalam edukasi, promosi kesehatan, serta penguatan kolaborasi lintas sektor.

Dengan penguatan layanan, kepatuhan pengobatan, dan dukungan teknologi, diharapkan target eliminasi TBC di Indonesia dapat tercapai secara lebih optimal.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#RSUD Dr KH Idham Chalid #bogor #tbc #Ciawi