RADAR BOGOR - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (BEM UMBARA) turut terlibat dalam aksi unjuk rasa di Jakarta.
Gerakan yang dilakukan para mahasiswa termasuk BEM Umbara tersebut dilakukan sebagai bagian dari konsolidasi gerakan mahasiswa dalam merespons berbagai persoalan kebangsaan yang semakin mengkhawatirkan.
Presiden Mahasiswa BEM UMBARA, M Afif Zaelani mengatakan, keputusan ini diambil berdasarkan hasil konsolidasi internal BEM UMBARA sebagai bentuk tanggung jawab moral dan intelektual terhadap kondisi politik nasional yang dampaknya turut dirasakan hingga ke daerah-daerah.
Partisipasi dalam aksi tersebut juga menjadi langkah awal sebelum BEM UMBARA melakukan eskalasi gerakan yang lebih besar di Bogor.
"Kami memandang bahwa berbagai kebijakan dan dinamika politik yang terjadi hari ini tidak hanya berdampak pada tingkat nasional, tetapi juga berimplikasi langsung terhadap kehidupan masyarakat, stabilitas demokrasi, kondisi ekonomi rakyat, serta keberlangsungan supremasi sipil," ujarnya.
Dalam aksi ini, BEM UMBARA mengusung tiga tuntutan utama yang menjadi tema besar perjuangan, yaitu selamatkan demokrasi, pulihkan ekonomi rakyat, dan jaga supremasi sipil.
Tema tersebut, kata Afif, merupakan refleksi atas kegelisahan rakyat dan mahasiswa terhadap berbagai gejala kemunduran demokrasi, melemahnya kondisi ekonomi masyarakat, serta munculnya berbagai kebijakan yang berpotensi mengaburkan batas antara kekuatan sipil dan aparat negara.
"Oleh karena itu, BEM UMBARA mengajak seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran kritis, merapatkan barisan, serta bersama-sama mengawal arah perjalanan republik agar tetap berada pada koridor demokrasi, keadilan sosial, dan kedaulatan rakyat," tukasnya.(cok)
Editor : Eka Rahmawati