RADAR BOGOR - Pawai obor menjadi tradisi masyarakat pemeluk agama Islam dalam menyambut Tahun Baru Islam atau 1 Muharam termasuk di wilayah Puncak, Kabupaten Bogor.
Di Jalur Puncak tersebut masyarakat yang berasal dari Kecamatan Ciawi, Megamendung, hingga Cisarua, mengikuti pawai obor dengan berjalan kaki, hingga menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua, Senin, 15 Juni 2026 malam.
Pawai obor Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah ini berlangsung usai waktu sholat isya. Secara serentak, mereka turun ke jalan dan bergerak dari titik awal di Masjid Harakatul Jannah, Gadog menuju titik akhir yakni di Rest Area Gunung Mas, Cisarua.
Petugas Satuan Lantas Polres Bogor pun terlibat dalam pengamanan arus kendaraan di jalur Puncak selama pelaksanaan pawai obor berlangsung.
"Terkait jalur itu kewenangan Sat Lantas, kami disiagakan di titik-titik rawan kepadatan arus selama pawai obor berlangsung," ujar Kapolsek Cisarua AKP Budi Suratman.
Bahden, tokoh masyarakat Cisarua sekaligus anggota MUI Cisarua menuturkan, bahwa pawai obor sudah menjadi tradisi bagi warga Puncak dalam menyambut tahun baru Islam.
Warga umum maupun para santri secara mandiri membuat obor dengan bambu yang dimodifikasi yang kemudian mengeluarkan api sebagai penerangan jalan.
"Pawai obor juga menjadi simbol menerangi kegelapan dan juga sebagai wujud rasa syukur umat muslim dalam menyambut tahun baru hijriah," imbuh Bahden.(cok)
Editor : Eka Rahmawati