RADAR BOGOR - Dalam rangka menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cibinong menyelenggarakan kegiatan keagamaan berupa pengajian dan doa bersama di Masjid AT-Taubah.
Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan warga binaan, petugas pemasyarakatan, serta jajaran pejabat struktural Lapas Cibinong Kelas IIA.
Sejak awal acara, suasana religius terasa begitu khidmat. Rangkaian kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, kemudian diteruskan dengan ceramah agama yang membahas pentingnya introspeksi diri, memperkuat keimanan, serta membangun semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik pada momentum pergantian tahun Hijriah.
Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan Lapas Cibinong, Ricky Robby, menjelaskan bahwa peringatan Tahun Baru Islam menjadi momentum penting dalam mendukung pembinaan mental dan spiritual warga binaan.
Baca Juga: Lolos Verifikasi, Arwinsyah Putra Jadi Calon Tunggal Ketua Kadin Kota Bogor 2026–2031
“Pergantian tahun Hijriah merupakan momen refleksi bagi kita semua, khususnya warga binaan, untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan. Melalui kegiatan ini, kami berharap tumbuh semangat hijrah menuju pribadi yang lebih baik, lebih taat, dan siap kembali ke masyarakat dengan perubahan positif,” ujar Robby, Selasa, 16 Juni 2026.
Salah seorang warga binaan berinisial AR mengaku kegiatan tersebut membawa dampak positif bagi dirinya. Menurutnya, pengajian dan doa bersama memberikan ketenangan sekaligus dorongan untuk terus memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan.
“Allhamdulillah kegiatan seperti ini sangat berarti bagi kami. Kami merasa lebih tenang dan termotivasi untuk berubah menjadi lebih baik,” katanya.
Ia juga berharap ketika nantinya kembali ke lingkungan masyarakat, dirinya dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan mampu memberikan manfaat bagi orang lain.
Menjelang akhir acara, seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, kelancaran proses pembinaan, serta harapan agar para warga binaan mampu menjalani perubahan hidup yang lebih positif.
Robby menambahkan bahwa kegiatan pembinaan kepribadian seperti ini rutin dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang religius, humanis, dan berfokus pada pembinaan berkelanjutan.
“Program pembinaan kepribadian yang rutin dilaksanakan oleh Lapas Cibinong sebagai upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang religius, humanis dan berorientasi pada pembinaan berkelanjutan,” tutup Robby.(abl)
Editor : Eka Rahmawati